Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada! Debit Sungai Brantas Naik, BPBD Kota Kediri Imbau Masyarakat Hati-Hati

Ayu Ismawati • Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:42 WIB

 

Pengunjung Taman Brantas nampak bersantai di bantaran sungai. Debit air Sungai Brantas mengalami kenaikan pada Sabtu (31/1).
Pengunjung Taman Brantas nampak bersantai di bantaran sungai. Debit air Sungai Brantas mengalami kenaikan pada Sabtu (31/1).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Debit air Sungai Brantas di wilayah Kota Kediri terpantau mengalami kenaikan sejak Sabtu pagi (31/1). Peningkatan debit sungai itu dipicu curah hujan di wilayah hulu sungai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Khususnya yang beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Brantas.   

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, kenaikan debit air sungai nampak di area Taman Brantas. Di bantaran sungainya, muka air sudah hampir mendekati batas aman yang ditandai dengan pemasangan safety line.

Tingginya arus air juga nampak dari sampah yang banyak terbawa arus sungai.

Meski permukaan Sungai Brantas mengalami kenaikan sejak Sabtu dini hari (31/1), namun sejumlah pengunjung masih tetap beraktivitas di bantaran sungai.

Beberapa orang nampak duduk di dekat batas aman Sungai Brantas di area parkir Taman Brantas.

“Memang ada peningkatan debit air Sungai Brantas,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Joko Arianto.

Namun—lanjut Joko—berdasar informasi dari pengawas Bendung Gerak Waru Turi, kondisi tinggi muka air Sungai Brantas masih dalam kategori aman. Ketinggian muka air hingga pukul 09.00 tercatat pada kisaran 480 m3/detik.

“Jadi masih dalam kategori aman. Masih normal,” tandas Joko.

Namun demikian, pihaknya tetap melakukan monitoring intensif. Terlebih, hingga beberapa hari ke depan diperkirakan masih bisa terjadi cuaca ekstrem seperti hujan intensitas tinggi di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya.

“Masyarakat yang beraktivitas di bantaran sungai kami imbau untuk hati-hati. Nanti kalau debit air naik lagi, kami kasih tali pembatas untuk menghalau agar masyarakat tidak mendekat ke sungai,” beber Joko.

Selain itu, pihaknya juga tetap menyiagakan personil dan peralatan untuk mengantisipasi potensi bencana.

“Ini kami koordinasi terus dengan Bendung Gerak Waru Turi untuk pemantauan debit air Brantas,” pungkas Joko. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Andhika Attar Anindita
#BPBD Kota Kediri #bpbd #Badan Penanggulangan Bencana Daerah #cuaca ekstrem #sungai brantas #Debit Sungai Brantas