Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pabrik Triplek Dilalap si Jago Merah, Damkar Kediri Kesulitan Padamkan Api

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 30 Desember 2025 | 06:10 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri – Petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Kediri harus berjibaku selama berjam-jam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di pabrik triplek di Dusun Sambirejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Senin (29/12). Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau, tepatnya di bagian atas cerobong bangunan.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.05 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 14.10 WIB dan tiba lima menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membakar bagian dalam bangunan dan asap tebal mengepul dari cerobong.

Kebakaran diduga karena korsleting arus listrik yang kemudian menyambar serbuk kayu di dalam mesin sylo. Kondisi tersebut membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Selain itu, posisi titik api yang berada di atas cerobong menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksonoso mengatakan, petugas mengalami kesulitan karena api tidak berada di area terbuka. “Titik api berada di bagian atas cerobong, sehingga membutuhkan penanganan ekstra dan waktu yang lebih lama,” ujarnya.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan dua unit armada damkar dari Pos Pare dengan delapan personel. Pemadaman dilakukan secara bertahap dan hati-hati agar api tidak merambat ke bagian bangunan lain. Petugas juga memastikan pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah api kembali menyala.

Setelah berjibaku selama lebih dari tujuh jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Akibat kebakaran itu, kerugian material ditaksir mencapai Rp 20 juta. Kaleb mengimbau para pemilik usaha agar rutin memeriksa instalasi listrik dan kondisi mesin, terutama yang berkaitan dengan bahan mudah terbakar. “Pencegahan menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#damkar #pemadam kebakaran #satpol pp #pahlawan #kebakaran