Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Si jago merah mengamuk di tempat pembenihan jamur di Dusun/ Desa Tegalan, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri pada Senin (15/12) siang. Insiden itu terjadi sekitar pukul 14.55 WIB. Peristiwa itu membuat aktivitas warga sekitar lokasi panik. Beruntung, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat sehingga tidak meluas ke permukiman warga.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah adanya laporan warga bernama M Arifin kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kediri pada pukul 14.46 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 14.48 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman sesuai prosedur,” ujar Kaleb.
Setelah berjibaku beberapa lama, akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB. Api berhasil dipadamkan menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran dari Pos Ngadiluwih dengan kapasitas air 2.500 liter.
Dalam proses pemadaman, petugas juga melakukan upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Kaleb menjelaskan, kebakaran dipicu dari aktivitas pembakaran tumpukan kayu yang dilakukan pemilik rumah di sebelah lokasi usaha pembenihan jamur. Api dari pembakaran tersebut kemudian merambat dan menyambar bangunan tempat usaha jamur yang mudah terbakar.
Kondisi itu menyebabkan api cepat membesar sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh petugas.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp 30 juta dari amukan api.
"Tidak ada korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini," jelasnya.