Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disapu Angin Kencang, Puluhan Rumah di Mojo, Kabupaten Kediri Rusak, Hujan Es Kejutkan Warga Mojo dan Kota Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 5 Desember 2025 | 06:53 WIB

 

 

TAK BISA DITEMPATI: Warga Desa Kedawung, Mojo membersihkan puing-puing atap rumah mereka yang rusak tersapu angin kencang Rabu (3/12) siang.
TAK BISA DITEMPATI: Warga Desa Kedawung, Mojo membersihkan puing-puing atap rumah mereka yang rusak tersapu angin kencang Rabu (3/12) siang.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri -Setelah panas terik melanda Kediri Raya selama beberapa hari, hujan deras disertai angin kencang ganti mengguyur pada Rabu (3/12) siang.

Akibatnya, puluhan rumah warga di Kecamatan Mojo mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Tak hanya bencana angin kencang, warga juga dikejutkan fenomena hujan es.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, hujan deras mengguyur sejak pukul 13.30. Selang 30 menit kemudian, angin kencang berembus dari arah barat.

“Anginnya dari arah barat. Warnanya putih dan kencang,” aku Hamidah, 25, warga Dusun Tamban, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo.

Setelah angin kencang menyapu desanya, tak lama kemudian desanya diguyur hujan es sebesar kerikil.

Di saat yang sama, genting rumah warga dan asbes beterbangan terbawa angin.

Ari Putra, 25, tetangga Hamidah, hanya bisa pasrah saat asbes rumahnya jebol dan air masuk ke dalam rumah.

“Hampir semua (asbes rusak). Kamar, ruang tamu, dapur, kamar mandi asbesnya terbang semua,” tutur Ari sambil menyebut atap dari asbes yang selamat juga penuh lubang kecil-kecil tanpa sebab yang jelas.

Akibat kerusakan rumahnya, Ari dan keluarganya harus mengungsi. Untuk sementara dia tinggal di rumah orang tua di Desa Badal, Ngadiluwih. Sebab, rumahnya tidak bisa ditempati.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno menyebut bencana angin kencang tidak hanya melanda Desa Dawung saja.

Melainkan juga tiga desa lain di Kecamatan Mojo. Yakni, Desa Maesan, Desa Tambibendo, dan Desa Kraton.

“Di Kedawung ada 31 rumah rusak, di Maesan ada 15 rumah, di Tambibendo dua rumah, dan Desa Kraton satu rumah,” ungkap Djoko sambil menyebut sebagian besar mengalami kerusakan ringan.

Terpisah, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Lukman Soleh melalui Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik Satria Kridha Nugraha membenarkan akan terjadinya hujan es di beberapa titik.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena beberapa hari terakhir tidak turun hujan di Kediri Raya. “Kondisi atmosfer yang tiba-tiba menjadi tidak stabil ini mirip masa pelestarian.

Menyebabkan hujan deras lokal disertai angin kencang, dan pada hari Rabu sore menghasilkan hujan es di beberapa wilayah Kediri,” jelasnya tentang fenomena hujan es di Desa Kedawung, Mojo, serta di Kelurahan Bandar Lor dan Kelurahan Ngronggo Kota Kediri.

Sementara itu, hujan deras juga membuat 15 titik pohon di Kota Kediri tumbang.Salah satunya di SDN Bandarlor 3.

Di sana, pohon beringin raksasa ambruk hingga nyaris menimpa ruang kelas.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, pohon dengan diameter lebih dari satu meter itu ambruk beserta akarnya.

Ambruk ke sisi utara, pohon yang sudah berusia puluhan tahun itu menimpa beberapa ruang kelas. Beruntungnya, masih ada sisa akar yang mengikat tanah sehingga pohon hanya merusak bagian atap teras kelas.

“Hujannya sebenarnya nggak lama, cuma anginnya langsung datang sampai nggak kelihatan (jarak dipandang berkurang, Red). Saya lagi bersih-bersih di sebelah selatan, terus dengar suara ' krekk' gitu saja,” ujar Anjasyah Agil Gifari, penjaga SDN Bandarlor 3, terkait kejadian pukul 15.00, Rabu lalu (3/12).

Akibat kejadian tersebut, ruang kelas 3, 4, dan 4 SD rusak. Demikian pula satu gudang di sana.

Akibatnya, kemarin siswa harus menumpang di ruang kelas lain dan di perpustakaan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Joko Arianto mengatakan, kejadian pohon tumbang di 15 titik terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Di antaranya di Jl KH Agus Salim, Jl Panglima Sudirman, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Urip Sumoharjo, Jl Semeru, termasuk di SDN Bandarlor 3.

“Kami mulai mendapat laporan pukul 14.58 terkait adanya beberapa kejadian pohon tumbang dan juga atap rumah warga yang rusak terkena angin kencang,” ungkap Joko bersyukur tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #hujan es #hujan lebat #angin kencang #bencana #kecamatan mojo