Kebakaran itu diduga karena korsleting listrik. Percikan api dari korsleting itu kemudian jatuh pada tumpukan botol plastik berisi pertalite sehingga api langsung berkobar di rumah Lina Iswahyuni.
“Warga yang melihat kondisi tersebut segera menghubungi petugas damkar,” jelas Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Dia mengatakan, situasi sempat menegangkan karena api berada di dalam ruangan yang banyak terdapat material mudah terbakar.
Setiba di lokasi pukul 12.58 WIB, petugas damkar langsung melakukan penyemprotan pada titik api yang paling besar. Kemudian melakukan pendinginan di untuk memastikan tidak ada sisa bara.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” jelas Kaleb.
Meski berhasil diatasi, kebakaran ini tetap menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta, sementara aset senilai sekitar Rp 200 juta berhasil diselamatkan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian