KEDIRI, JP Radar Kediri - Tiga hari menggalang donasi untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Pemkab Kediri berhasil mengumpulkan bantuan sebanyak dua truk.
Rencananya hari ini bantuan akan dikirim ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim.
Untuk diketahui, Pemkab Kediri menggelar penggalangan donasi untuk korban bencana sejak Minggu (30/11) lalu.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengintruksikan BPBD menggalang donasi dengan dikumpulkan langsung di Pemkab Kediri.
“Masbup (Bupati Dhito) diperintahkan melakukan donasi dan dikoordinir oleh BP BD Kabupaten Kediri,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno sambil menyebut kemarin (2/12) merupakan hari terakhir pengumpulan donasi.
Sesuai rencananya, hari ini donasi akan dikirim ke BPBD Provinsi Jatim untuk dibawa ke Sumatera.
Baca Juga: Apa itu Status Darurat Bencana? Simak Penjelasan Berikut Ini BNBP
"Jadi hari ini (2/11) adalah hari yang terakhir untuk pengiriman donasi dari masyarakat maupun dari OPD," lanjutnya ditemui di kantor BPBD Kabupaten Kediri.
Djoko bersyukur masyarakat antusias memberikan donasi.
Tidak hanya warga Kabupaten Kediri dan organisasi perangkat daerah (OPD) atau pegawai pemkab.
Melainkan ada juga warga Kota Kediri yang ikut memberikan bantuan.
Apa saja jenis bantuan yang terkumpul? Menurut Djoko ada beberapa jenis.
Mulai obat-obatan, makanan instan, popok , dan pembalut wanita.
Baca Juga: Ini Syarat dan Prosedur dari BNPB ketika Menetapkan Status Darurat Bencana
Adapun Pemkab Kediri menyumbangkan terpal dan kantong mayat.
"Yang paling dibutuhkan saat ini adalah minyak kayu putih. Dan ini juga ada banyak. Tapi warga di Kabupaten Kediri dan BPBD banyak juga yang mengirimkan berupa makanan instan rata-rata seperti itu," terangnya.
Hingga kemarin siang total terkumpul bantuan hingga dua truk. Djoko memperkirakan jumlahnya masih bisa bertambah.
Sebab, hingga kemarin siang mereka terus melakukan perekapan bantuan yang datang.
“Sesuai Arah dari BPBD Provinsi Jatim, kami hanya menerima donasi berupa barang. Bukan bantuan uang,” tandasnya.
Seperti diberitakan, banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Baca Juga: Update Bencana Banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh, Jumlah Korban Hingga Jalan yang Terputus
Sedikitnya ada 659 korban meninggal dan 475 lainnya dinyatakan hilang.
Pengiriman bantuan diharapkan bisa meringankan beban ribuan korban bencana di sana.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian