KEDIRI, JP Radar Kediri- Misteri bau busuk dan menyengat yang tercium dari atas Jembatan Semampir sudah terpecahkan.
Berdasarkan pengecekan lokasi yang dilakukan Satpol PP Kota Kediri, bau busuk itu berasal dari tumpukan limbah bulu ayam. Limbah itu berada tepat di bawah Jembatan Semampir.
Untuk diketahui, bau menyengat serupa bangkai itu tercium pengendara saat melintas di Jembatan Semampir.
Utamanya di sisi barat bentang jembatan. Beberapa pengendara jalan pun menyampaikan keluhan itu kepada Satpol PP Kota Kediri.
Kemarin, petugas melakukan pengecekan di lokasi untuk mencari sumber bau tersebut. Tumpukan bulu ayam yang lembap karena air hujan itu pun mengeluarkan bau busuk yang menyengat.
“Setelah kami cek, ternyata yang di sana itu limbah bulu ayam yang dijemur. Karena hujan, jadi mengeluarkan bau,” kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko.
Agus mengatakan, limbah yang diletakkan di bantaran sungai itu cukup banyak. Luas tumpukannya mencapai sekitar 10 - 20 meter.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, limbah itu sengaja diletakkan di sana untuk dijemur oleh pemiliknya.
Namun, pemilik yang disebut-sebut merupakan warga luar Kota Kediri itu belum bisa ditemui petugas di lokasi.
“Akhirnya kami sarankan ke Pak RT agar diberesi. Kalau tidak, nanti kami yang bersihkan,” tegas Agus.
Adapun limbah itu diletakkan di tepi sungai, berdekatan dengan Sungai Brantas. Berdasarkan kesaksian warga, limbah bulu ayam itu akan digunakan sebagai campuran pakan ternak.
“Katanya setelah dijemur kalau sudah kering nanti dikirim ke Mojokerto atau kemana untuk bahan pakan ayam sama pakan ternak. Untuk campurannya,” ungkapnya.
Agus menambahkan, limbah itu diduga sudah diletakkan di sana sejak kurun waktu dua minggu terakhir.
Selama itu, keluhan bau lebih banyak dirasakan pengguna jalan yang melintas di Jembatan Semampir karena lokasinya yang cukup jauh dari permukiman warga sekitar.
“Termasuk melanggar lingkungan karena baunya itu yang dikeluhkan orang lewat. Sebenarnya kalau masyarakat nggak terdampak karena agak jauh. Cuma bagi orang yang melintas di Jembatan Semampir karena nggak tahu dikira ada bangkai,” bebernya.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar pemilik bertanggung jawab dengan segera membersihkan area tersebut. Dan kemarin, proses pembersihan telah dilakukan secara bertahap.
Editor : Andhika Attar Anindita