Setelah ditelusuri, aroma tidak sedap itu berasal dari jenazah Masdari Yusuf, 57. Lelaki kelahiran Lampung itu ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Yang berlokasi di RT/RW 02/09, Dusun Pandan Arum, Desa Kedak, Kecamatan Semen.
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri korban memiliki riwayat sakit lambung. Sudah dua tahun terakhir ini korban tinggal seorang diri di kontrakannya.
Kronologi penemuan mayat tersebut bermula saat tetangga barat rumah korban hendak membuka toko pukul 06.30. Dia mencium aroma tak sedap. Merasa curiga, tetangganya pun mendatangi rumah korban. Karena tak ada jawaban akhirnya tetangga melihat melalui jendela.
Hasilnya, diketahui korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tubuhnya telentang dan kakinya sudah dikerubungi lalat. “Kemudian tetangga melapor kepada ketua RW dan petugas Polsek Semen yang sedang berpatroli di sekitar lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Semen Iptu Bambang Heri Muljono.
Menurut pengakuan tetangga, korban terakhir terlihat di lingkungan sekitar pada 17 November lalu. Profesinya sebagai pedagang makanan keliling pun membuatnya jarang berinteraksi dengan tetangga. Tak heran tetangga mengenalnya sebagai pribadi yang tertutup.
“Korban diperkirakan sudah meninggal kurang lebih 6 hari. Hingga saat ini masih dilakukan visum di RS Bhayangkara untuk mengetahui penyebab kematian korban,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian