KEDIRI, JP Radar Kediri-Angin kencang yang menyapu Pasar Setonobetek pada Kamis (20/11) siang membuat atap pasar burung di sana jebol.
Seorang pengunjung pasar juga terluka terkena reruntuhan material asbes.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, angin kencang menyapu area Pasar Setonobetek sekitar pukul 13.30 Kamis lalu. Angin yang muncul sebelum hujan deras mengguyur Kota Kediri itu terlihat berputar-putar dari arah timur.
Dalam waktu kurang dari lima menit, angin langsung memorak-porandakan atap pasar burung yang terbuat dari asbes.
Beberapa tenda di sekitarnya juga tercabut. Akibat reruntuhan asbes itu, salah satu pengunjung mengalami luka di bagian kaki.
“Kejadiannya cepat sekali. Angin dari arah timur itu langsung naik ke atas dan membuat atap rusak,” ungkap Riyadi Sudarwanto, 40, salah saksi mata.
Saat kejadian, menurut pria yang akrab disapa Wawan itu sedang ada beberapa orang di pasar burung. Termasuk pedagang jamu yang berjualan di sana. Beruntung, mereka tidak terluka terkena reruntuhan asbes.
“Biasanya di sini ramainya itu sore. Banyak orang berkumpul. Kalau kegiatan rutinnya setiap Rabu, Jumat, sama Minggu selalu ada lomba kicau,” lanjut pemilik warung kopi di dekat pasar burung itu.
Beberapa jam setelah kejadian, menurut Wawan petugas pasar langsung mengecek lokasi. Mereka membersihkan material asbes yang berjatuhan.
Adapun kemarin, Perumda Pasar Jayabaya mulai mengidentifikasi dampak kerusakan dan rencana perbaikan.
“Akibat hujan deras dan angin Kamis sore itu memang ada kerusakan di area pasar burung. Asbesnya dan tenda berterbangan. Saat itu langsung dibersihkan oleh teman-teman dan hari ini (21/11) kami identifikasi beberapa kerusakan dan nanti akan kami lakukan perbaikan secepatnya,” ungkap Direktur Utama Perumda Pasar Jayabaya Djauhari Lutfi.
Meski dampak kerusakannya tidak besar, menurut Lutfi pihaknya akan mengupayakan perbaikan secepatnya.
Khususnya pada area atap pasar burung yang masih satu kawasan dengan Pasar Setonobetek tersebut.
“Nanti kami agendakan untuk segera diperbaiki supaya pedagang bisa segera menempatinya kembali,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian