KEDIRI, JP Radar Kediri-Warga Kabupaten Kediri turut menjadi korban erupsi Gunung Semeru. Adalah Haryono, 49, dan Normawati, 43, warga Desa Maron, Banyakan, yang mengalami luka bakar di tubuhnya akibat terkena guguran awan panas.
Sekretaris Desa Maron Yudo Adi mengatakan, Haryono merupakan warga asli Desa Maron.
Adapun istrinya warga Lumajang. Saat kejadian, keduanya berada di Lumajang untuk mengikuti acara keluarga di sana. “Di Lumajang ada acara keluarga dari pihak Normawati,” kata pria yang akrab disapa Yudo itu.
Rupanya, dalam perjalanan ke kampung halaman Normawati itu terjadi erupsi Gunung Semeru.
Akibatnya, mereka sempat terjatuh dari sepeda motor. Selain mengalami luka lecet, mereka juga mengalami luka bakar karena terpapar guguran awan panas.
“Sampai sekarang masih menjalani perawatan di rumah sakit,” lanjut Yudo.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, setelah mendapat pertolongan warga, Haryono dan Normawati dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan awal.
Selanjutnya, mereka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang untuk perawatan lebih lanjut.
“Di sana didampingi keluarga Lumajang dan anaknya korban infonya juga meluncur kesana,” papar Yudo.
Untuk diketahui, Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) itu mengalami erupsi sekitar pukul 14.13.
Berdasar informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), jarak luncur awan panas saat erupsi kurang dari 13 kilometer.
Editor : Mahfud