Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ratusan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram di Kediri Ludes Dilalap Api, Pemilik Alami Luka Bakar dan Merugi Ratusan Juta Rupiah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 14 November 2025 | 09:53 WIB

 

TAK TERSISA: Warga menyaksikan kondisi pangkalan elpiji milik Imam Mahdi, 57, di Dusun/Desa Tunglur, Badas yang dilalap si jago merah (11/11)
TAK TERSISA: Warga menyaksikan kondisi pangkalan elpiji milik Imam Mahdi, 57, di Dusun/Desa Tunglur, Badas yang dilalap si jago merah (11/11)

KEDIRI, JP Radar Kediri–Kebakaran hebat melanda pangkalan elpiji dan depo air di Dusun/Desa Tunglur, Badas, pada Selasa (11/11). 

Amukan si jago merah di bangunan milik Imam Mahdi, 57, itu diduga akibat elpiji ngowos atau bocor yang menyambar ke area penyimpanan tabung gas.

Akibatnya, Imam mengalami luka bakar dan mengalami kerugian hingga Rp 500 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00. Saat kejadian, Widia, 56, istri Imam sedang memasak di dapur.

Sedangkan Imam berada di bagian depan rumah.

Menurut Kolifatul Zulaikah, 60, kakak Imam, sebelum kejadian kebakaran kemarin, ada enam tabung elpiji yang bocor atau ngowos. Elpiji melon itu lantas disisihkan di tempat tersendiri.

“Saat menyalakan kompor itu lokasinya di belakang. Jauh dari elpiji yang bocor. Tapi nggak tahu kok merembet,” terangnya di lokasi kejadian kemarin.

Hanya dalam hitungan detik, api langsung membesar. Imam yang melihat itu sempat berusaha memadamkan api menggunakan APAR.

Namun, si jago merah tidak bisa ditaklukkan. Justru kedua kaki Imam tersulut api.

Saat Zulaikah tiba di rumah adiknya, kedua kaki Imam sudah berdarah. “Dia bingung mau masuk (ke rumah).

Sepertinya mau menyelamatkan uang Rp 10 juta di dalam rumah. Karena api sudah besar saya penging (larang). Saya geret (menjauh),” tutur perempuan yang kemarin berkacamata itu.

Imam langsung dilarikan ke Puskesmas Badas. Dari sana, dia lantas dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri (RSKK) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Adapun si jago merah baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.00 oleh tim pemadam kebakaran (damkar).

Akibat kebakaran itu, tidak hanya rumah Imam saja yang terbakar berikut perabotannya. Melainkan juga mesin depo air, hingga lebih dari 100 tabung gas elpiji siap kirim yang tak tersisa. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir Rp 500 juta.

Zulaikah berharap masih ada asuransi dari pihak agen elpiji untuk membantu meringankan beban adiknya. “Mudah-mudahan ada bantuan dari agen, soalnya kerugiannya besar sekali,” sesalnya.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah melakukan pengecekan melalui sales area Kediri.

Menurutnya, saat itu Imam menyalakan kompor dengan pemasangan regulator yang kurang presisi. Sehingga timbul kebocoran gas dan mengakibatkan kebakaran.

"Pada kejadian ini dugaan awal adalah terkait pemasangan regulator yang kurang presisi,” jelas Ahad sembari menyebut dalam pemasangan elpiji ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat.

Yakni, sebelum menggunakan elpiji harus dipastikan kondisinya baik. Selanjutnya, harus memperhatikan kondisi ruangan ventilasinya atau saluran udaranya cukup.

“Serta adanya pengecekan berkala kompor dan selang sebelum memulai memasak," tulis Ahad kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Terpisah, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kasatreskrim AKP Joshua Peter Krisnawan menyebut pihaknya tengah menyelidiki kasus kebakaran elpiji di pangkalan ini.

Terutama untuk mendalami apakah ada kelalaian yang membuat elpiji bocor atau tidak. “Masih belum bisa disimpulkan (penyebab elpiji ngowos),” jelas perwira pangkat tiga balok emas di pundak itu.

Menindaklanjuti insiden kebakaran itu, dalam waktu dekat polres akan mengingatkan agen elpiji.

Terutama untuk memastikan agar elpiji yang diedarkan sudah sesuai standar. “Nanti tentunya kami gandeng Pemda Kabupaten Kediri melalui dinas terkait,” paparnya.

 

Editor : rekian
#elpiji 3 kilogram #kabupaten kediri #kediri #kebakaran #elpiji 3 kg #tabung gas elpiji