Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hanyut di Sungai Brantas Kediri Selama 3 Hari, Kakek Asal Kras Ditemukan di Purwoasri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 11 November 2025 | 23:08 WIB

EVAKUASI: Tim BPBD mengangkat jasad korban yang ada di dalam kantong jenazah.
EVAKUASI: Tim BPBD mengangkat jasad korban yang ada di dalam kantong jenazah.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Hanyut di Sungai Brantas Kediri selamatiga hari. Kakek Sihman, warga Desa/Kecamatan Kras, akhirnya ditemukan di sungai Brantas wilayah Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri pada Selasa (11/11).

Lansia 74 tahun yang nyemplung sungai Brantas pada Minggu (9/11) itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ketika itu diketahui telah mengapung.

Kapolsek Purwoasri AKP Rudi Hartono menjelaskan, jasad korban diketahui oleh warga desa sekitar pukul 08.00. “Mendapat laporan tersebut, kami bersama Tim SAR Trenggalek dan BPBD Kediri langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban,” ungkapnya.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam kondisi tanpa celana. Tapi masih mengenakan kaus oblong biru muda. Berdasarkan ciri-ciri fisik dan hasil pemeriksaan tim SAR, mayat tersebut dipastikan merupakan Sihman, warga Desa/Kecamatan Kras. Yakni lelaki yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di tambangan Dusun Pagak, Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih.

Sebelumnya, Polsek Ngadiluwih bersama tim SAR dan BPBD Kediri melakukan pencarian korban di sekitar lokasi tambangan. Namun hingga hari kedua, hasilnya masih nihil. Baru pada Selasa (11/11) pagi, Polsek Purwoasri mendapat laporan dari Polsek Papar bahwa terlihat mayat hanyut terbawa arus ke arah utara.

“Sekitar pukul 08.00, tim kami berhasil mengevakuasi korban ke tepi sungai dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dengan ditemukannya jasad Sihman, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak keluarga juga telah memastikan identitas korban dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#kras #purwoasri #Desa Mranggen #bpbd #Hanyut di Sungai Brantas #sungai brantas #BPBD Kabupaten Kediri #sungai brantas kediri