Kapolsek Purwoasri AKP Rudi Hartono menjelaskan penyebab terjadinya kecelakaan, bermula saat kendaraan Xpander yang dikemudikan Gabriel Anugerah Khrisna, 23, mahasiswa asal Sukolilo, Surabaya, melaju dari arah selatan ke utara. Mobil tersebut baru saja mendahului kendaraan lain di depannya dan berusaha kembali ke jalur semula. Sial, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Harapan Jaya dari utara ke selatan.
Bus yang dikemudikan M. Adinul Iqomatul, 27, warga Desa Tanon, Kecamatan Papar, itu tengah melintasi jalan tikungan dan masuk ke area marka jalan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak dapat dihindarkan.
“Pengemudi Xpander membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan, tapi benturan tetap terjadi,” ujar Rudi.
Akibat kejadian itu, body bagian kiri belakang Xpander ringsek, sementara bus mengalami kerusakan di pintu depan kiri. Seluruh penumpang bus berjumlah 14 orang, serta pengemudi dan dua penumpang Xpander, yakni Maria Sri Lambang dan Yuliana Dra, dinyatakan selamat tanpa luka.
Dugaan sementara, laka itu terjadi karena kurang hati-hatinya kedua pengemudi saat melintasi jalur tikungan. “Kasus ditangani unit laka Satlantas Polres Kediri,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian