KEDIRI, JP Radar Kediri - Satlantas Polres Kediri Kota sedang menyelidiki kasus tabrak lari yang terjadi di depan SDN Pojok 1, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir melalui Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman.
"Ini masih kami lidik. Apakah benar itu kejadian tabrak lari atau bukan," jelas lelaki yang akrab disapa Anang tersebut.
Hingga berita ini terbit penyidik masih mengumpulkan barang bukti yang ada di lapangan.
Terutama melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga pemanggilan saksi untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.
Untuk diketahui, korban bernama Faren Khalisa, 11. Sekitar pukul 10.00 Faren tersenggol mobil saat berjalan menuju ke sekolahnya.
Siswi SDN Pojok 1 itu baru selesai menjalani kegiatan outing di kawasan wisata Goa Selomangleng.
“Korban mengeluhkan tangan kanannya sakit. Dan menurut pihak rumah sakit disarankan untuk jangan digerakkan minimal 2 minggu maksimal 1 bulan agar bisa kembali normal. Sebab hasil pemeriksaan awal ada kemungkinan retak,” terang Supriyo, orang tua angkat korban.
Dia pun berharap pelaku tabrak lari bisa segera ditemukan. Di lain sisi, dia juga menyayangkan kendaraan yang melaju kencang di lokasi padat aktivitas. Terutama anak yang bersekolah.
“Informasinya tadi memang mobil melaju cukup kencang. Bukannya berhenti dia justru melarikan diri,” ujar lelaki yang akrab disapa Priyo.
Priyo pun menerangkan jika dia mendapatkan panggilan dari Satlantas Polres Kediri Kota sekitar pukul 18.40 WIB.
“Ini saya di telepon diminta untuk ke Satlantas mungkin dimintai keterangan,” ungkap Priyo saat dikonfirmasi.
Editor : Andhika Attar Anindita