Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Karnaval Sound Mojo Kediri Memakan Korban, Begini Tanggapan Kepolisian

Hilda Nurmala Risani • Senin, 6 Oktober 2025 | 02:26 WIB
Olah TKP lokasi insiden karnaval sound.
Olah TKP lokasi insiden karnaval sound.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Karnaval sound yang ada di Desa Kraton, Kecamatan Mojo pada Sabtu (4/10) lalu memakan korban.

Spr, 57, salah seorang penonton terluka karena kaki kanannya terlindas truk bermuatan sound system.

Insiden itu disebut terjadi karena pria asal Kecamatan Sendang, Tulungagung disebut melewati pagar pembatas.

Kronologi kejadian bermula sekira pukul 20.45. Kala itu, Spr melihat karnaval sound di sebelah selatan jembatan Desa Kraton. Dari arah barat ke timur melaju truk sound system tersebut.

Suesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) ada sekitar 6 orang penonton yang melewati pagar pembatas yang telah dibuat oleh panitia. Termasuk korban.

Informasi yang dihimpun, panitia sudah mengimbau agar penonton mematuhi aturan untuk melihat di tempat penonton.

“Namun mereka (penonton, Red) tetap bertahan di dalam jalur karnaval. Sehingga mengganggu laju truk peserta karnaval,” terang narasumber koran ini yang enggan disebutkan namanya.

Pada saat melintas, ban belakang truk tersebut melindas telapak kaki kanan korban. Yang mengakibatkan luka robek pada telapak kaki kanan dan patah ibu jari kaki kanan.

“Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung untuk perawatan medis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim membenarkan jika korban sudah mendapat penanganan awal di rumah sakit.

“Sementara sudah mendapat penanganan awal di rumah sakit Tulungagung. Kami minta dibereskan baik-baik dan dari kepala desa mampu bertanggung jawab,” tutur lelaki yang akrab disapa Anggi itu.

Ditanya terkait apakah ada tawuran dan indikasi mengonsumsi minuman keras (miras) Anggi membantah hal tersebut.

Kejadian terlindas truk sound system ini menurutnya murni tidak disengaja. Melalui peristiwa ini menjadi pembelajaran penting untuk semua pihak.

Termasuk penonton yang harus mematuhi aturan yang ditetapkan oleh panitia. Agar ke depannya tak ada pihak yang dirugikan.

“Kami sudah selalu mengingatkan kepada panitia untuk mengatur pengamanan internal,” tandas Anggi sembari menyebut jika izin terkait pelaksanaan karnaval sound itu dipastikan sudah dibahas melalui rapat koordinasi di Kabupaten.

Terakhir, Anggi pun meminta agar semua warga tertib pada aturan yang telah ditetapkan. Truk muatan sound system dipastikan melaju di jalur yang sudah disiapkan.

Apabila penonton mematuhi aturan untuk melihat di lokasi yang disediakan, kejadian kaki terlindas pun tidak mungkin terjadi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#sound #kepolisian #kediri #mojo #update #karnaval