KA 264 Majapahit jurusan Pasar Senen–Malang itu menyeruduk Robi Pangestu, 27, warga Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul. Kejadian itu membuat nyawanya melayang.
Informasi dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, korban awalnya berjalan di sisi timur rel dengan jarak sekitar satu meter. Secara tiba-tiba, korban masuk ke jalur saat KA Majapahit melintas. KA yang melaju kencang itu pun menghantam tubuh Robi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 membuat warga gempar. Tubuh Robi yang dihantam KA Majapahit pun ditemukan di semak bawah pohon pisang. Jarak dari lokasi tertemper sejauh 16 meter.
"Proses pencarian memakan waktu, karena tubuhnya (Robi, Red) jauh dari lokasi tabrakan," jelas Kapolsek Papar AKP Sriati.
Ketika ditemukan, kondisi Robi sudah sangat mengenaskan. Dari saku korban, polisi menemukan dompet berisi uang Rp 49.500, tiket bus, serta nota pembelian.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapat keterangan jika korban datang dari Surabaya. Ia tiba menggunakan bus dan turun di Janti, Papar.
"Hasil penyelidikan sementara, yang bersangkutan (Robi, Red) diduga sengaja menabrakkan diri ke kereta setelah sebelumnya sempat bertengkar dengan istrinya yang berdomisili di Tambaksari, Waru, Sidoarjo," ungkap Sriati.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian