KEDIRI, JP Radar Kediri- Sejumlah papan informasi banyak bertebaran di beberapa ruas jalan di dalam dan perbatasan Kota Kediri. Mulai 15 September nanti, beberapa arus lalu lintas di dalam kota akan dialihkan.
Itu imbas penutupan total Jembatan Semampir yang akan direhabilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU).
Rencana pengalihan arus lalu lintas itu dibenarkan Dinas Perhubungan Kota Kediri. Kabid Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Kediri Yoga Eka Putra mengatakan, pengalihan arus lalu lintas itu akan diterapkan selama rehab total Jembatan Semampir.
“Rekayasa arus lalu lintasnya sama seperti yang kemarin saat dulu ada pemasangan portal di Jembatan Semampir,” ujar Yoga.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, sejumlah papan informasi penutupan jembatan banyak ditemui di perbatasan Kota Kediri.
Di antaranya di simpang tiga Jetis, simpang empat Alun-Alun Kota Kediri, Jl PB Sudirman, hingga Jl Mayor Bismo.
Dalam papan berwarna kuning itu, tertulis informasi pengalihan arus lalu lintas rehabilitasi Jembatan Semampir.
Selanjutnya, informasi soal penutupan total juga tertulis dalam papan tersebut. Jembatan Semampir akan ditutup total mulai 15 September 2025 sampai 12 November 2025.
Dengan demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kediri Kota untuk mengondisikan rekayasa lalu lintas.
“Kemarin sudah kami berikan peta-peta seperti saat penutupan jembatan dengan portal dulu,” ungkap Yoga.
Pada Oktober 2024 lalu, Jembatan Semampir sempat ditutup sebagian untuk diterapkan loading test guna mengetes kondisi fisik jembatan.
Rekayasa lalu lintas di antaranya untuk bus dan angkutan berat arah Tulungagung-Kertosono-Surabaya diarahkan melintasi timur sungai. Di antaranya melintasi dalam kota dengan rute Jl Mayor Bismo - Jl Mayjend Sungkono - Jl Diponegoro - Jl Hasanudin - Jl Teuku Umar - Jl Ahmad Yani - Jl Letjend Suprapto - Jl DI Panjaitan - Jl Letjend Suparman - Jl MT Haryono - Jl Brigjend Katamso - Jl Bandarngalim - Jl Agus Salim - Jl Semeru - Terminal Tamanan dan selanjutnya putar balik rute menuju Jembaran Bandarngalim sebelum belok ke kanan arah Tulungagung.
Editor : Andhika Attar Anindita