KEDIRI, JP Radar Kediri– Satpas SIM Polres Kediri Kota sempat tersendat beberapa hari. Hal itu terjadi imbas kerusuhan dan penjarahan di Mako Polres Kediri Kota pada Sabtu (30/8) lalu. Namun kini akhirnya layanan tersebut sudah bisa difungsikan kembali.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan 16 komputer yang digunakan untuk ujian teori, empat diantaranya telah dijarah.
“Kemarin memang sempat trouble karena beberapa monitor untuk ujian teori dijarah,” jelas AKP Afandy.
Afandy pun menyebut jika sebelumnya pihaknya mengimbau masyarakat untuk membuat SIM di wilayah kabupaten.
Itu karena komputer yang digunakan untuk ujian teori belum bisa digunakan. Namun setelah melihat realita di lapangan, pihak Satlantas berkoordinasi dengan Ditlantas Polda.
Hasilnya, perangkat SIM sudah bisa dioperasikan kembali. Masyarakat pun bisa memanfaatkan fasilitas di Satlantas Polres Kediri Kota tanpa harus jauh-jauh ke wilayah kabupaten.
“Satpas SIM Polres Kediri Kota sudah kembali normal. Masyarakat bisa datang sesuai dengan jam operasional untuk mengurus SIM,” ucapnya.
Lebih jauh Affandy menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki sistem pelayanan yang sempat terganggu.
Proses pengajuan SIM, baik teori maupun praktik pun sudah bisa dilaksanakan seperti biasa. Yaitu sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyebut jika dalam kondisi apapun pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan.
“Kami pastikan pelayanan publik tetap berjalan. Jangan ragu untuk datang, anggota Satlantas siap melayani dengan professional,” tegasnya.
Terakhir, AKBP Anggi berharap agar masyarakat tidak lagi menunda pengurusan administrasi. Polres Kediri Kota juga mengimbau warga tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar pelayanan publik tetap aman dan lancar.
Editor : Andhika Attar Anindita