KEDIRI, JP Radar Kediri– Pasar Setonobetek mulai naik kelas. Kunjungan pasar terutama di lantai dua mengalami peningkatan pada momen libur panjang, mulai Jumat (5/9) hingga Minggu (7/9).
Kunjungan pada sentra kafe yang baru beroperasi April lalu, terkonfirmasi melonjak dua kali lipat. Itu jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Hal ini dikonfirmasi oleh Koordinator Pasar Setonobetek Saiful Arif. Ia menjelaskan bahwa pengunjung pasar pada momen ini juga datang dari luar kota.
“Pengunjung yang dari luar kota juga ada, dari nganjuk dan tulungagung,” ucap pria 40 tahun itu.
Menurutnya, revitalisasi pasar di lantai dua sangat berdampak positif untuk pengembangan ekonomi kreatif.
Kondisi ini juga menyumbang pendapatan retribusi parkir pasar yang berada di Jalan Pattimura tersebut. “Pendapatan dari parkir juga meningkat,” ujar pria yang kerap disapa Arif tersebut.
Tercatat, pada hari biasa pendapatan parkir hanya berkisar Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 juta saja.
Namun pada momen long weekend, pasar menghasilkan pendapatan parkir jauh lebih banyak. “Pada malam minggu kemarin dapat Rp 2,2 juta” jelasnya.
Shabrina, wisatawan asal Madiun, mengaku tertarik dengan konsep Pasar Setonobetek lantai dua.
“Milih ngopi ke sini karena konsepnya unik, bawahnya pasar, tapi atasnya coffeshop dengan desain yang super futuristic,” tegasnya.
Dalam kunjungannya ke Kota Tahu ini, dia sangat terkesan dengan sentra UMKM anak muda yang berada di Pasar Setonobetek.
“Kopinya juga enak, makanannya enak, desainnya bagus, nyaman banget,” ucap mahasiswa 21 tahun itu.
Editor : Andhika Attar Anindita