KEDIRI, JP Radar Kediri– Seorang lansia warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.
Tarmiyati, 61, tewas setelah tercebur ke dalam sumur di rumah kos tempatnya tinggal pada Selasa dini hari (2/9).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Damkar Kota Kediri pada pukul 04.47.
Dari situ, dilaporkan bahwa ada seorang warga yang tercebur sumur. Sehingga membutuhkan bantuan personel dan peralatan tambahan untuk evakuasi.
“Korban diduga tercebur sekitar pukul 03.00 WIB saat beraktivitas di sekitar sumur. Dari informasi yang kami terima, korban memiliki riwayat epilepsi,” ujar Joko.
Berdasarkan keterangan putra korban, Tarmiyati diduga hendak buang besar. Namun saat menimba air di sumur dia tercebur karena epilepsinya kambuh.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Kediri diterjunkan ke lokasi. Petugas yang tiba sekitar pukul 05.00 langsung melaksanakan evakuasi.
Joko mengatakan, proses evakuasi itu dilakukan bersama petugas damkar, kepolisian, Babinsa, serta tenaga medis dari RS Bhayangkara.
“Sekitar pukul 06.15, korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” imbuhnya. Joko menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses evakuasi tersebut.
Terpisah, Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada Tarmiyati.
“Dari hasil olah TKP disimpulkan wajar dari indikasi tidak ada luka tanda aniaya,” ucap Ridwan.
Dia juga menegaskan bahwa tidak menemukan adanya barang berharga yang hilang atau dirusak.
Pihak keluarga mengaku sudah merelakan dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan medis atau outupsi dalam,” tandas perwira dengan satu melati emas di pundak tersebut.
Editor : Andhika Attar Anindita