Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Damkar Kota Kediri Catatkan Lima Kasus Kebakaran Lahan selama Tiga Bulan

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 14 Agustus 2025 | 23:00 WIB

 

KERJA KERAS: Petugas Damkar Kota Kediri berusaha memadamkan api di lahan tebu.
KERJA KERAS: Petugas Damkar Kota Kediri berusaha memadamkan api di lahan tebu.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Intensitas kebakaran akibat pembakaran daduk atau daun tebu meningkat dibanding tahun kemarin.

Kebakaran di Kota Tahu yang terjadi tujuh bulan terakhir dipicu pembakaran daduk. “Pada tiga bulan terakhir ini ada lima kasus kebakaran akibat aktivitas manusia membakar daduk,” jelas Kepala UPT Damkar Kota Kediri Fanni Eryanto.

Tentu saat memadamkan api di lahan ini tidaklah mudah. Salah satunya karena angin yang kencang.

Apalagi di musim kemarau seperti ini. Arah pergerakan api tidak terdeteksi. Pihaknya juga harus menjaga api agar tidak merembet ke pemukiman.

“Cuaca ini bukan menjadi penyebab utama kebakaran. Tetapi kalau faktor pendukung iya,” ucap lelaki yang sudah menjadi kepala UPT Damkar selama lima tahun itu.

Di wilayah Kota Kediri sendiri titik rawan adanya kebakaran lahan ada di Kecamatan Pesantren. Itu karena mayoritas lahan tebu memang tersebar di wilayah ini.

Fanni mengimbau masyarakat agar tidak membakar daduk untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“Ini musim kering (kemarau, Red) dan angin bisa dikatakan cukup kencang. Maka aktivitas pembakaran daduk jangan dilakukan terlebih dahulu,” tegas Fanni.

Pantauan koran ini, Damkar Kota Kediri juga gencar melakukan sosialisasi terkait pencegahan kasus kebakaran.

Pihaknya mengimbau warga agar tidak melakukan beberapa tindakan yang memicu si jago merah. Seperti tidak membakar sampah di tempat rawan kebakaran.

Lalu, tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat. Serta rutin memeriksa peralatan listrik dan kondisi regulator gas LPG.

Editor : Andhika Attar Anindita
#damkar #kebakaran lahan #kota kediri