KEDIRI, JP Radar Keidiri- Warga Desa Badal, Kecamatan Ngadiluwih dibuat gempar pada Senin siang (11/8).
Penyebabnya tak lain karena ditemukan mayat tanpa identitas di bantaran Sungai Brantas setempat.
Penemuan jenazah berjenis kelamin pria ini pertama kali ditemukan oleh Baedowi, 70, yang merupakan warga setempat.
"Waktu saya mencari cacing untuk pakan ikan lele, di pinggir sungai saya melihat mayat tersangkut, " cerita Baedowi kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Baedowi mengatakan bahwa penemuan jenazah tersebut sekitar pukul 08.30 WIB. Alih-alih melanjutkan mencari cacing, dia langsung menelfon kepala desa untuk melaporkan apa yang dilihatnya tersebut.
"Saya telfon kepala desa, dan diteruskan menelfon pihak kepolisian," imbuh pria kelahiran 1955 tersebut.
Sambil menunggu pihak kepolisian, Baedowi memantau kondisi jenazah tak jauh dari tempat kejadian perkara (tkp).
Jasadnya tersangkut di sisi timur sungai dalam kondisi tengkurap. Sehingga tidak terlihat wajahnya.
Selain itu, kondisi mayat dalam keadaan telanjang. Awalnya hampir seluruh tubuh terbenam air, namun karena air mulai surut akhirnya kakinya mulai terlihat.
Tim Inafis Polres Kediri bersama dengan Polsek Ngadiluwih tiba untuk mengangkat dan memeriksa jenazah.
Untuk sementara yang dapat diketahui jenazah berjenis kelamin laki-laki. Untuk mengetahui identitas lebih lanjut, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara. (ara/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita