Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lahan Tebu di Plemahan Kediri Terbakar, Ini Penyebabnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 19 Juli 2025 | 08:53 WIB
Lahan tebu di Plemahan terbakar.
Lahan tebu di Plemahan terbakar.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kediri.

Kali ini, api melalap lahan tebu milik Siswadi, warga Dusun Jambean, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan, Jumat malam (18/7).

Insiden terjadi sekitar pukul 19.57 WIB dan diduga dipicu dari aktivitas pembakaran sisa daun tebu kering atau daduk.

Kepulan asap yang muncul dari area kebun sontak membuat warga sekitar panik dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Ady Purnomo, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya Damkar Kabupaten Kediri.

“Kami menerjunkan petugas dari Pos Damkar Pare,” terang Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri.

Kaleb mengatakan, upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan satu unit armada berkapasitas 5.000 liter air.

Sebanyak lima personel diterjunkan untuk memadamkan api yang sempat menjalar di area tebu kering.

Setelah sempat berjibaku, korps berbaju biru itu berhasil menguasai kobaran api kurang dari satu jam.

Pukul 20.50 WIB, api dipastikan padam dan tidak ada titik bara yang tersisa di lokasi.

“Api berhasil dipadamkan sesuai dengan prosedur standar operasional,” ujar Kaleb.

Dia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Meski begitu, kerugian materiil tetap tidak bisa dihindari.

Lahan tebu yang terbakar diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar Rp4 juta, sementara aset yang terselamatkan mencapai Rp8 juta.

Pihak Satpol PP mengimbau agar warga tidak sembarangan membakar limbah pertanian, terutama di musim kemarau dan malam hari.

“Kondisi angin dan bahan mudah terbakar bisa membuat api cepat menyebar,” pungkasnya.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#lahan #tebu #kebakaran