KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto dibuat gempar pada Selasa pagi (15/7).
Sunaryo Hadi, 68, tewas di kamar rumahnya. Jasadnya ditemukan membusuk dan tinggal kerangka.
Dia diyakini telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga bulan. Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak keluarga, Sunaryo tinggal sendiri di rumah tersebut.
Dia diketahui mempunyai riwayat penyakit sesak nafas dan diabetes melitus. “Penemuan ini berawal dari warga sekitar yang mencium aroma tidak sedap pada pukul 09.00 WIB,” jelas Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto.
Siti Umi Mukodimah, 56, warga sekitar mengaku mencium bau tidak sedap selama dua hari terakhir. Kemudian dia mengajak Papang Apista, 45, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan untuk membuka paksa pintu rumah Sunaryo.
Kecurigaan itu muncul karena sejak liburan Idul Adha. Lantaran tetangganya tersebut tidak pernah keluar rumah dan lampu rumahnya selalu mati.
Setelah menyusuri rumah korban, warga berhasil menemukan Sunaryo di kamar belakang.
Kondisi tidak bernyawa.
Bahkan tubuhnya sudah membusuk dan tinggal kerangkanya saja. Saksi langsung melaporkan hal ini ke Polsek Mojoroto untuk proses lebih lanjut.
“Kami mendapatkan laporan dari warga sekitar dan langsung menuju ke lokasi kejadian,” ucap Rudi.
Kematian yang tak wajar ini sontak membuat gempar warga sekitar. Namun, dari hasil penyelidikan ternyata tidak ada luka.
Maupun tanda-tanda penganiayaan lainnya. Bahkan barang di rumah korban tidak ada yang hilang.
“Kematian korban diperkirakan sudah sekitar 2 sampai 3 bulan yang lalu,” ungkap perwira dengan satu melati emas di pundak itu.
Dari pihak keluarga korban sudah ikhlas dan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun atas kejadian tersebut. Serta memohon untuk tidak dilakukan otopsi dalam maupun luar.
Editor : Andhika Attar Anindita