Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gara-gara Ini Jalan Akses ke Gunung Kelud Terhambat saat Hujan Deras Sore Ini

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 23 Juni 2025 | 01:25 WIB
Petugas memotong dan mengangkut batang pohon Sonokembang yang tumbang di Wates (22/6) sore.
Petugas memotong dan mengangkut batang pohon Sonokembang yang tumbang di Wates (22/6) sore.

JP Radar Kediri- Hujan masih saja mengguyur wilayah Kediri dan sekitarnya. Intensitasnya pun cukup tinggi, dengan curah yang sangat deras. Seperti yang berlangsung sore ini (Minggu, 22/6) di wilayah lereng Gunung Kelud.

Kondisi itu sempat merepotkan pengguna jalan. Tidak hanya harus berlindung dari timpaan air hujan. Juga terpaksa terganggu perjalanan akibat pohon yang tumbang. 

Seperti yang terjadi di jalan raya menuju Gunung Kelud ini. Tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Jalur utama ini sempat tak bisa dilewati kendaraan karena terhadang oleh pohon besar yang tumbang.

"Pohonnya (yang tumbang) berukuran 90 sentimeter," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno. 

Pohon yang tumbang tersebut berjenis Sonokembang. Tananam yang awalnya berdiri di tepi jalan tersebut roboh saat berlangsung hujang deras yang disertai angin kencang.

"Hujannya berlangsung sekitar satu jam," terang seorang warga di lokasi kejadian.

Diameter batang pohon yang besar, hampir satu meter, membuatnya menutup jalan. Padahal, jalan  ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Kota Kediri dengan kecamatan-kecamatan di lereng Gunung Kelud.

Akibatnya, lalu lintas pun macet. Kendaraan roda dua dan empat tak bisa melewati. Khusus bagi pengendara roda dua masih bisa mencari jalan alternatif di sekitarnya. 

Warga pun segera melaporkan hal itu ke BPBD. Anggota BPBD pun segera meluncur ke lokasi, sekitar pukul 16.00.

Petugas yang datang segera melakukan langkah penanggulangan. Mereka memotong batang pohon yang tumbang menjadi beberapa bagian. Kemudian menyingkirkannya ke tepi jalan. 

Setelah ada upaya itu, akses jalan pun terbuka. Kendaraan roda empat yang sempat berhenti tak bisa melintas akhirnya bisa melanjutkan perjalanan.

Untungnya, hujan deras dan angin kencang tersebut hanya membuat roboh pohon. Tidak sampai membuat rusak rumah warga atau fasilitas umum. 

Selain itu, ambruknya pohon terjadi ketika tidak ada pengendara yang melintas. Membuat tidak terjadi korban jiwa akibat kejadian ini.

Walaupun demikian, Djoko mengimbau agar warga tetap mewaspadai kondisi anomali cuaca seperti saat ini. Berhati-hati terhadap kemungkinan pohon tumbang terjadi lagi.

"Kami juga tetap menyiagakan personel di tempat lain. Mengantisipasi terjadinya peristiwa seperti ini," tandas sang Kalaksa BPBD. 

Hujan terjadi di sebagian besar wilayah Kediri. Berlangsung sejak siang hari hingga sore. Intensitas relatif deras. Yang di beberapa tempat disertai angin kencang. (*)

Editor : Mahfud
#bpbd #gunung kelud #hujan dengan intensitas ekstrem #pohon tumbang