Peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/6) sekitar pukul 20.00 itu pertama kali diketahui oleh Anita Kusumawati, 33, istri korban yang saat itu sedang berada di dalam rumah.
Waktu kejadian, pemiliknya, Bagus sedang mengantar barang dagangan ke Kampung Inggris. Istri korban melihat ada percikan listrik dari AC.
Anita yang panik melihat kejadian itu langsung keluar dan meminta pertolongan warga sekitar. Ketua RT 58 RW 17 Basori, juga kaget mendapat kabar dari warganya ada kejadian kebakaran. "Saya ada acara rutinan di masjid, langsung ke lokasi setelah dapat kabar kebakaran," ujar Basori.
Basori dan warga sekitar ikut membantu memadamkan api. Sayangnya api sudah terlanjur besar.
Sehingga tak bisa dipadamkan dengan alat seadanya dari warga. Antisipasi kebakaran semakin meluas warga lalu melaporkan kejadian itu ke petugas damkar.
Petugas pemadam kebakaran pun tiba dilokasi membawa dua unit mobil pemadam. Setelah berjibaku menjinakkan kobaran api, petugas damkar dari posko Pare berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.00.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, ketika api sudah padam, Anita mencari kucingnya. Dia hanya menemukan satu kucing yang sudah hangus terbakar. Sementara lima kucing lainnya yang sama-sama berjenis anggora belum ditemukan.
"Kemungkinan (kucing yang lain, Red) tertimbun material," jelas Basori.
Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting pada perangkat AC.
“Api cepat sekali membesar, apalagi banyak bahan kosmetik di dalam,” ujar Rudi.
Kemudian, sekitar pukul 22.30, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi kejadian tepatnya berada di depan rumah yang dikontrak oleh Bagus dan Anita itu.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian