KEDIRI, JP Radar Kediri- Pengurasan Waduk Wlingi dan Waduk Lodoyo di Blitar menjadi berkah bagi warga Kediri. Ada banyak ikan mabuk yang hanyut akibat keruhnya air Sungai Brantas.
Karena debit sungai ikut naik, masyarakat antusias menangkap ikannya dari tepi sungai. Mereka sudah menunggu datangnya kiriman air sejak sore.
Baca Juga: Wali Kota Vinanda Prameswati Pantau Pladu di Sungai Brantas Kediri
Seperti Muhammad Rusdi, warga Jabon, Kecamatan Banyakan. Dia mengaku sudah standby di tepi Sungai Brantas di bawah Jembatan Semampir sejak pukul 17.00.
"Sebelum magrib sudah datang ke sini," jelas laki-laki 23 tahun itu.
Dia sudah memperkirakan kiriman air tiba di Kediri sejak sore. Tujuh jam menunggu ternyata belum juga ada tanda-tanda.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, tepi Sungai Brantas terpantau ramai sejak sore. Hingga pukul 00.50, warga terlihat masih menunggu datangnya ikan mabuk yang ikut hanyut akibat dibukanya Waduk Lodoyo dan Waduk Wlingi.
Baca Juga: Perum Jasa Tirta Perketat Pengamanan di Bendungan Gerak Waruturi saat Paldu di Sungai Brantas Kediri
Seperti di Jembatan Lama juga jadi salah satu spot warga ikut pladu. Tidak hanya yang mencari ikan termasuk warga yang sekedar menonton.
Seperti diberitakan, flushing Waduk Wlingi dan Waduk Lodoyo dilaksanakan Minggu (27/4). Bendungan waduk mulai dibuka sekitar pukul 08.00. Tim BPBD Kota Kediri dan Kabupaten Kediri menyiagakan personel untuk melakukan pemantauan selama proses pladu berlangsung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian