Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Langkah BPBD untuk Menanggulangi Banjir di Desa Wonorejo Trisulo Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 3 April 2025 | 05:16 WIB

Tim BPBD melakukan asesmen di Plosoklaten Kediri.
Tim BPBD melakukan asesmen di Plosoklaten Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Hujan yang mengguyur Bumi Panjalu pada Rabu (2/4) siang sampai sore menyebabkan tanggul Beweng di Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten jebol.

Imbasnya, belasan hektare lahan nanas terendam air bah. Untuk mengatasi hal ini, BPBD dan pihak terkait sedang mencari solusi.

Mereka tengah menyusun langkah-langkah penanganan untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Selain itu, BPBD juga merekomendasikan beberapa upaya mitigasi bencana. Mengingat kawasan tersebut rawan kebanjiran lagi.

"Perbaikan tanggul harus segera dilakukan, termasuk pengalihan atau pembuatan sudetan baru agar aliran air lebih aman," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sutrisno.

Selain itu, tanggul di belakang rumah warga juga perlu diperbaiki. Sehingga dapat mengurangi risiko banjir.

Untuk percepatan penanganan, pihak BPBD mengaku bahwa membutuhkan dua unit ekskavator PC 200.

Namun, keputusan penggunaannya masih menunggu pihak perkebunan. "Besok pagi pihak perkebunan akan langsung melakukan penanganan di lokasi," tambahnya.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Untuk diketahui, hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Karena hujan mengguyur dengan intensitas tinggi itu membuat debit air meningkat.

Djoko mengatakan, air yang meluap dari tanggul Beweng sempat menggenangi pekarangan rumah warga dan jalan desa.

"Sekitar 30 menit setelah hujan reda, air mulai surut dan jalan desa bisa kembali normal," jelasnya.

Baca Juga: Penemuan Bahan Petasan di Wates Kediri, Begini Cara Pelaku Beli dan Rakit Mercon

Dia mengatakan, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Begitu juga dengan kerugian material bangunan.

Tidak ada rumah warga yang mengalami kerusakan akibat luapan air.  Namun, sekitar 15 hektare tanaman nanas terdampak banjir. (sad/tar)

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #banjir #bpbd #plosoklaten