KABUPATEN, JP Radar Kediri- Tak hanya lewat jalur darat, arus balik Lebaran lewat jalur udara diprediksi juga akan ramai.
Jika penerbangan Rabu (02/3) kemarin relatif masih landai, puncak arus balik via Bandara Dhoho diprediksi terjadi Jumat (4/4) lusa.
General Manager Angkasa Pura (AP) 1 Bandara Dhoho I Nyoman Noer Rokhim mengatakan, puncak arus mudik Idul Fitri di Bandara Dhoho terjadi pada 21 dan 26 Maret lalu.
Total penumpang yang datang dan berangkat mencapai 541 orang. Rinciannya, 339 orang datang, dan 202 berangkat ke Jakarta.
Selanjutnya, pada Jumat (28/3) lalu ada 180 penumpang datang dari Jakarta dan 125 penumpang berangkat ke Jakarta.
“Animo masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Dhoho bagus.
Khususnya untuk penumpang datang,” kata Nyoman sembari menyebut okupansi pesawat untuk penumpang yang datang meningkat.
Adapun yang berangkat masih relatif normal.
Peningkatan penumpang pada arus mudik lebaran beberapa hari lalu menurut Nyoman merupakan warga Kediri dan sekitarnya yang bekerja di Jakarta.
Sehingga, mereka menggunakan momentum perayaan Idul Fitri untuk mudik ke Kediri lewat Bandara Dhoho.
Jika saat arus mudik penumpang yang datang mendominasi, Nyoman memprediksi saat arus balik nanti justru penumpang berangkat yang mendominasi.
Baca Juga: Tak Harus Mahal, Ini Estimasi Budget Nikah Minimalis di Tahun 2025
Meski kemarin ada jadwal penerbangan, jumlah penumpang yang berangkat masih landai.
"Hari ini (02/4) masih suasana lebaran (jumlah penumpang berangkat belum banyak, Red)," terangnya.
Dia memprediksi puncak arus balik Lebaran via Bandara Dhoho akan terjadi pada Jumat (4/4) dan Rabu (9/4) depan.
Sebab, dua hari itu mendekati momentum masuk kerja pegawai. "Perkiraan hari Jumat dan Rabu minggu depan yang ramai," jelasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di beberapa laman pembelian tiket online sekitar pukul 10.000 kemarin (02/4), sudah ada 38 pemesanan untuk penerbangan Jumat (04/4) nanti.
Adapun untuk penerbangan Rabu (09/4) sudah ada 22 penumpang yang memesan seat.
Untuk diketahui, penerbangan di Bandara Dhoho dilakukan dua kali seminggu.
Maskapai Citilink melayanai penerbangan rute Kediri-Jakarta setiap hari Rabu dan Jumat.
Sementara itu, jika masyarakat yang menggunakan jasa pesawat masih relatif landai, jalur darat justru padat.
Di Kota Kediri, sejumlah ruas jalan protokol dipadati kendaraan pada H+3 Lebaran kemarin.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, kepadatan kendaraan pada Rabu (2/3) kemarin meningkat dua kali lipat dibanding Selasa (1/3) lalu.
Penumpukan kendaraan menurutnya terjadi di beberapa traffic light di Kota Tahu.
Seperti di simpang tiga Jetis dan Bence. Kemudian, di simpang empat Alun-alun, Mrican, dan Semampir.
"Saat ini H+3 kondisi arus lalu lintas di Kota Kediri memang terpantau terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa titik. Baik yang masuk ke Kota Kediri maupun yang meninggalkan Kota Kediri," katanya ditemui di Pos Pelayanan Alun-alun Kota Kediri.
Merespons hal tersebut, personel Polres Kediri Kota langsung diturunkan untuk mengurai kepadatan.
Total ada 15 anggota yang dibagi dalam tiga sif. Selebihnya, mereka juga melakukan rekayasa arus lalu lintas.
Misalnya, untuk mengurai penumpukan kendaraan di simpang empat Alun-alun, kendaraan roda empat dari arah selatan diarahkan menuju ke timur.
Kemudian, jika ada kepadatan di Jl Hayam Wuruk, Jl Kombespol Duriyat akan ditutup.
“Kami minta masyarakat menaati rambu lalu lintas. Tolong juga perhatikan instruksi dan arahan petugas di lapangan. Masyarakat harus benar-benar mengikuti jika disuruh percepat harus percepat, ketika diarahkan belok kiri ya belok kiri," pesan Afanddy meminta masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kelancaran lalu lintas selama libur Idul Fitri.
Jika kemarin Kota Kediri terhitung padat, perwira dengan pangkat tiga balok di pundak ini memprediksi arus lalu lintas hari ini akan lebih landai.
Meski demikian, dia tetap meminta masyarakat untuk tertib berkendara agar arus tetap lancar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira