KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto heboh pada Kamis (13/3) malam. Mereka dikejutkan seekor ular Kobra yang masuk ke dalam rumah dan bersembunyi di dapur.
Ular sepanjang 1 meter tersebut masuk ke rumah Cahyadi dan baru diketahui pukul 21.55. Khawatir membahayakan pemilik rumah, warga lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Kediri.
Baca Juga: Pemkab Kediri Asesmen Korban Bencana Angin Kencang di Desa Keniten Mojo
“Ada permintaan dari warga untuk menangkap ular tersebut. Kami kerahkan 3 personel untuk bertugas dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.29,” ucap Kepala UPT PMK Kota Kediri Fanni Eryanto.
Penyelamatan ular tersebut mengalami kesulitan karena posisinya berada di dapur yang penuh dengan perabotan rumah tangga. Untuk diketahui, proses penangkapan tersebut membutuhkan waktu satu setengah jam.
Baca Juga: Tersapu Angin, Atap Rumah Warga di Kecamatan Mojo Kediri Jebol
Petugas harus ekstra hati-hati karena ular itu membahayakan. “Bisa ular itu dapat mengakibatkan kematian,” terangnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Setelah satu setengah jam melakukan pencarian, petugas menemukan ular tersebut bersembunyi di antara tumpukan peralatan memasak. Dengan menggunakan alat penjepit yang berukuran cukup panjang, petugas berhasil menangkap ular cobra dan memasukannya ke dalam kotak kabinet.
Sementara itu, Fanni mengungkapkan jika kemarin Kamis (13/3) dalam satu hari dia mengevakuasi ular sebanyak 2 kali. Meskipun ukuran relatif kecil tetapi salah satunya mengandung racun berbahaya.
“Kami mengevakuasi ular di dalam rumah warga sebanyak 2 kali. Pada siang dan malam hari,” tandasnya. Ular yang telah dievakuasi ini akan dibawa ke mako damkar Kota Kediri yang berada di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren.
Terakhir, Fanni mengatakan, jika ular yang telah diamankan nantinya dihibahkan ke pecinta reptil baik ke individu maupun komunitas. Sebab ular tersebut tidak masuk jenis satwa yang dilindungi oleh undang-undang. “Semisal mau dilepas liarkan harus yang jauh dari pemukiman warga. Agar tidak tertangkap lagi oleh kami,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian