KEDIRI, JP Radar Kediri- Masih ingat dengan kecelakaan kereta api yang terjadi di perlintasan sebidang Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih? Peristiwa yang terjadi pada Senin (10/3) lalu, menyebabkan nyawa sopir dan kernet truk pengangkut pupuk tidak bisa diselamatkan.
Keduanya meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Gambiran. Kematian keduanya dibenarkan Kasat Lantas Polres Kediri AKP I Made Jata Wiranegara. “Meninggalnya di waktu berbeda,” ujarnya.
Saiful Efendi, 52, kernet truk asal Kecamatan Pesantren lebih dulu meninggal dunia. Dia meninggal di rumah sakit di hari yang sama setelah kecelakaan. Kemudian hari berikutnya pada Selasa (11/3) malam, Dafiq Ainul Fatoni, 51, sopir truk asal Kecamatan Wates menyusul rekan kerjanya.
Nyawanya juga melayang ketika mendapat perawatan intensif di ICU RS Gambiran. AKP Jata turut berduka cita atas insiden tersebut. Dia mengatakan, petugas gabungan telah menyerahkan santunan kepada keluarga Saiful.
Baca Juga: Polisi Kesulitan Memburu Pelaku Pembuangan Bayi di Badas Kediri
Satlantas Polres Kediri bersama Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris korban sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban kecelakaan. Jata mengatakan, santunan ini merupakan bagian dari program Satlantas Peduli Korban Laka dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga.
"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap korban kecelakaan. Kami hadir di rumah duka untuk menyerahkan santunan serta sembako kepada keluarga korban," jelasnya.
Baca Juga: Usai Tarawih, Warga Bandarkidul Kota Kediri Heboh
Sementara itu, petugas Jasa Raharja Cabang Kediri, M. Rivan Hadinata, menyatakan bahwa santunan diberikan sesuai ketentuan kepada ahli waris korban. "Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris, yaitu istri korban dan akan ditransfer langsung ke rekeningnya," katanya.
Dalam proses klaim, korban kecelakaan lalu lintas harus melaporkan kejadian kepada Satlantas Polres Kediri yang menangani kasus tersebut. Selain itu, korban juga harus berkoordinasi dengan rumah sakit yang memberikan perawatan agar proses klaim dapat berjalan lancar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian