KEDIRI, JP Radar Kediri- Bayi yang dibuang di parit Desa Tunglur, Kecamatan Badas itu sudah meninggal dunia. Saat ditemukan warga pada Selasa (11/3) pukul 07.00, bayi tersebut dalam kondisi telungkup tak bernyawa. Serta sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Bayi yang ditemukan sekitar 5 kilometer dari Kampung Inggris, Pare, Kediri itu diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa hari. Apalagi parit di tepi jalan itu ada airnya.
Warga yang pertama kali menemukannya adalah keluarga Lusiani. Menurut perempuan 48 tahun itu, suaminya pertama kali mengetahui ada mayat di dalam parit. “Tahunya karena mencium bau tidak sedap,” akunya.
Setelah dicari ternyata sumber bau berada di parit. Dan ternyata ada seorang bayi. Lusiani dan suami lalu memberitahu warga lainnya dan perangkat desa. Kemudian kabar itu diinformasikan ke Polres Kediri.
Baca Juga: Tega, Seorang Bayi Dibuang di Parit yang Tak Jauh dari Kampung Inggris Kediri
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama melalui Kanit PPA Ipda Heri Wiyono mengatakan, saat ini bayi telah dievakuasi. Dan dibawa ke rumah sakit.
"Sekarang sudah di RS Bhayangkara, kami masih lakukan identifikasi melakukan penyelidikan,” ujar Heri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian