KEDIRI, JP Radar Kediri- Belum lama ini, warga di Kecamatan Ngadiluwih dihebohkan kabar tabrakan KA Dhoho. Peristiwa maut itu terjadi pada Senin (3/3) malam di perlintasan tanpa palang pintu Desa Branggahan, Ngadiluwih.
Seminggu kemudian, tepatnya Senin (10/3), lagi-lagi kecelakaan kereta api kembali terjadi. Kali ini menimpa KA Kertanegara. Yang bikin heran. lokasinya juga berada di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Hanya beda desa, kali ini kecelakaan KA itu terjadi di Desa Seketi, Ngadiluwih.
Baca Juga: KA Kertanegara Ringsek Hantam Truk di Perlintasan Seketi di Kecamatan Ngadiluwih Kediri
Kebetulan atau angker? Sebaiknya warga yang melintas di perlintasan kereta api di Kecamatan Ngadiluwih lebih hati-hati. Sebab kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Ngadiluwih sudah sering terjadi.
Jika pada Senin (3/3) lalu kecelakaan KA Dhoho memakan satu korban jiwa. Kecelakaan yang terjadi pada pada Senin (10/3) yang menimpa KA Kertanegara menyebabkan lokomotif menjadi ringsek.
Baca Juga: Perjalanan KA Telat 6 Menit Akibat Kecelakaan Kereta Api di Branggahan Kediri
Sementara kendaraan truk yang dihantam berisi sopir dan kernetnya harus dilarikan ke RS Gambiran. Pengendara Dafiq Ainul Fatoni, sopir truk mengalami luka berat. Pria berusia 51 tahun warga Desa Janti, Kecamatan Wates kini dirawat bersama kernetnya dalam kondisi kritis.
Adapun masinis KA Kertanegara juga mengalami luka dan harus dirawat di RS Arga Husada. Saat ini, petugas masih melakukan pemindahan lokomotif KA di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Begini Kronologi Kecelakaan Kereta Api di Branggahan Kediri antara Honda Beat dan KA Dhoho
Dua kali kecelakaan KA di Ngadiluwih selalu mengundang kerumunan warga. Mereka gempar lalu beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian laka.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian