Diterjang Air Bah Plengsengan Sungai Kedak di Ngampel Kota Kediri Ambrol, Warga Waswas Air Meluap

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Senin, 10 Maret 2025 | 11:33 WIB

TERUS DIKEBUT: Sejumlah pekerja melanjutkan pembangunan plengsengan Sungai Kedak di Kelurahan Ngampel, Mojoroto yang ambrol akhir Januari lalu.
TERUS DIKEBUT: Sejumlah pekerja melanjutkan pembangunan plengsengan Sungai Kedak di Kelurahan Ngampel, Mojoroto yang ambrol akhir Januari lalu.

KEDIRI, JP Radar Kediri–Berkali-kali diperbaiki, plengsengan Sungai Kedak di Kelurahan Ngampel, Mojoroto ambrol lagi pada akhir Januari lalu.

Sembari menunggu perbaikan penahan sungai itu oleh Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, warga harus berjibaku dengan rasa waswas saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.

Baca Juga: Gadis Asal Nganjuk Nekat Lompat ke Sungai Brantas dari Jembatan Papar Kediri

Sebab, mereka khawatir air sungai meluap dan menggenangi lingkungannya.  

Seperti dikatakan oleh Priyanto, 62. Menurutnya, kerusakan plengsengan di dekat rumahnya itu terjadi hampir setiap tahun.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Raya Ngasem Kediri, Satu Nyawa Melayang  

“Hampir setiap tahun ada pihak yang melakukan perbaikan (setelah plengsengan ambrol, Red),” kata pria yang akrab disapa Pri itu.

Seringnya kerusakan plengsengan di sana, menurut Pri tak lepas dari lokasinya yang menikung. Sehingga, saat debit air naik, tekanan di plengsengan itu sangat kuat hingga membuatnya ambrol.

Baca Juga: Bikin Resah Masyarakat, Polres Kediri Bubarkan Balap Liar dan Sita Enam Unit Motor di Puncu setelah Sahur

Lebih jauh Pri menyebut, setelah plengsengan ambrol akhir Januari lalu, warga langsung melapor. Selanjutnya, perbaikan dilakukan pada awal Februari.

Pantauan koran ini, hingga kemarin perbaikan masih belum selesai. Sejumlah pekerja masih melanjutkan pemasangan struktur plengsengan.

Baca Juga: Tiga Pemuda Asal Kediri Setubuhi ABG usai Dicekoki Miras , Begini Kronologinya

Diakui Pri, kerusakan tahun ini bukanlah yang terparah. Belasan tahun silam, tidak hanya plengsengan saja yang rusak. Melainkan, air dari Sungai Kedak di lingkungannya meluap. 

Akibatnya, pemukiman warga terendam air bah. “Ketinggian air tidak sampai satu meter,” kenang Pri tentang kejadian 14 tahun silam yang membuat warga sekitar dilanda kepanikan itu.

Bersama warga lainnya, Pri berharap perbaikan bisa cepat selesai. Sehingga, mereka bisa lebih tenang.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
balai besar wilayah sungai brantas diterjang air bah mojoroto kelurahan ngampel Sungai Kedak kota kediri