Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kata BMKG soal Cuaca Ekstrem di Kediri, Masyarakat Harus Hati-Hati

Ayu Ismawati • Jumat, 24 Januari 2025 | 16:03 WIB
CUACA EKSTREM: Mendung tebal bergelayut di langit Desa Jongbiru, Gampengrejo, Kediri sejak pagi.Hujan deras diprediksi masih akan membayangi Kediri Raya di long weekend ini.
CUACA EKSTREM: Mendung tebal bergelayut di langit Desa Jongbiru, Gampengrejo, Kediri sejak pagi.Hujan deras diprediksi masih akan membayangi Kediri Raya di long weekend ini.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Libur di long weekend ini dibayang-bayangi cuaca buruk. Ini setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kediri menyebut adanya potensi cuaca ekstrem hingga seminggu ke depan.

Kemunculan awan-awan konvektif pemicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Kediri Raya.

Prakirawan Cuaca BMKG Kediri Akbar Pangestu mengatakan, masih tingginya potensi cuaca ekstrem disebabkan karena wilayah Kediri Raya yang masih berada di puncak musim hujan.

Kelembapan udara pun meningkat imbas aktifnya Monsun Asia.

“Kondisi itu membuat potensi terjadinya hujan semakin menguat pada seminggu ke depan,” katanya. Dampaknya kian signifikan akibat adanya fenomena atmosfer.

Yakni, gelombang atmosfer Kelvin yang mendukung tumbuhnya awan-awan konvektif.

“Sehingga menyebabkan terjadi hujan lebat di wilayah Kediri Raya,” beber Akbar sembari menyebut, Kediri Raya memang termasuk wilayah di Jawa Timur yang berpotensi muncul cuaca ekstrem.

Untuk minggu ini saja, beberapa fenomena atmosfer juga terjadi di Jawa Timur. Tak terkecuali di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

Kemunculan fenomena gelombang Ekuatorial Rossby, serta adanya bibit Siklon Tropis di perairan Jawa bagian selatan, menyebabkan cuaca didominasi berawan tebal seharian.

“Untuk wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan didominasi tebing, diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem,” tandasnya.

Dengan kondisi tersebut, beberapa bencana hidrometeorologi yang mengintai. Antara lain banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Dengan adanya momentum libur panjang yang akan datang, diakuinya peningkatan mobilitas masyarakat di luar ruangan sangat mungkin terjadi.

Baca Juga: Rawat Inap Puskesmas di Kota Kediri Bakal Keteteran, Ini Penyebabnya

Sebab, mobilitas masyarakat yang tinggi. Karenanya, Akbar mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat liburan.

“Perlu diwaspadai berkurangnya jarak pandang dan jalan licin ketika hujan lebat yang bisa mengganggu pengendara. Baik itu pengendara motor atau mobil,” tandasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, cuaca mendung terus terjadi selama sehari kemarin.

Di beberapa wilayah di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, rata-rata sejak pagi sudah nampak mendung. Beberapa bahkan sudah turun gerimis sejak pagi.

Sementara itu, momentum libur panjang mulai terjadi sejak akhir pekan ini hingga setidaknya Rabu (29/1) mendatang.

Sebab, libur nasional Isra Mi’raj jatuh pada Senin (27/1), dan dilanjutkan libur nasional Imlek pada Selasa hingga Rabu (28-29 Januari) mendatang. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #BMKG #info cuaca kediri #libur nasional #cuaca ekstrem #kediri raya #long weekend #Prakiraan Cuaca BMKG #jawa pos #kota kediri