KEDIRI, JP Radar Kediri- Diduga sopir mengantuk, kendaraan truk box menyeruduk truk pasir Jalan Raya Kediri Nganjuk, Desa Jegles, Kecamatan Tarokan. Peristiwa yang menyebabkan terjadinya kemacetan itu terjadi kemarin siang (16/1) sekitar pukul 11.00.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, truk box bernomor polisi B 9708 VCB dikemudikan Rochsana, 42, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Saat itu, dia melaju dari arah Kediri menuju ke Nganjuk.
Sesampainya di Desa Jegles, Kecamatan Tarokan dia menyeruduk truk pasir AG 8459 PC yang dikemudikan M Ari Firdaus, 26, asal Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Kedua truk itu adu banteng. Wagimin, warga setempat mengaku kaget saat mendengar benturan keras di depan rumahnya.
“Saat kejadian saya sedang memasak di dapur bersama istri,” katanya. Suara benturan itu membuatnya terkejut lalu berlari ke depan rumah.
Warga sekitar juga ikut berdatangan ke lokasi. Semuanya kebingungan. Sebab, dua truk yang adu banteng itu masih menyisakan sopir di dalamnya. "Sopir box tidak bergerak sedangkan sopir truk masih bisa gerak tapi merintih kesakitan," tandasnya.
Baca Juga: ODGJ di Pare Kediri Bawa Sajam Bikin Warga Ketakutan
Wagimin dan warga lainnya ketakutan dan tidak berani mengevakuasi kedua sopir. Saat itu, warga hanya bisa membantu dengan memberi air minum sambil menunggu polisi datang ke lokasi.
Tidak lama kemudian petugas dari Polsek Tarokan tiba di lokasi lalu berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kediri Kota.
Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir menyebutkan, sopir box diduga mengantuk. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.
"Mobil box dari arah utara keluar jalur marka sehingga berbenturan dengan truk yang dari arah selatan," ucap Afandy di lokasi kejadian.
Kedua sopir truk tersebutlangsung dievakuasi lalu dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah untuk diberikanpenanganan lebih lanjut. Sopir truk box atas nama Rochsana menderita luka robek dahi dan nyeri gerak tangan. Sedangkan sopir dump truk atas nama M Ari Firdaus
menderita luka robek dahi dan nyeri gerak kaki kanan.
Kejadian itu mengakibatkan terjadinya kemacetan. Mulai dari Desa Jegles, Tarokan hingga Desa Joho, Pace. “Arus lalu lintas berhenti total sekitar 2 jam,” ucap perwira asal Bone itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian