KEDIRI, JP Radar Kediri - Agus, 50, seketika terperanjat sekitar pukul 05.30 kemarin. Pria yang memilih bersantai di kamarnya itu langsung berlari ke luar rumah setelah mendengar benturan keras dari arah depan.
Setelah dicek, teras rumah pria yang tinggal di Desa Kaliboto, Tarokan itu ambrol setelah terserempet truk yang terlibat kecelakaan kemarin.
“Suaranya sangat kencang. Saat kejadian saya masih di dalam kamar. Belum buka toko,” ungkap pria yang sekitar pukul 09.00 kemarin menyaksikan evakuasi truk nahas tersebut.
Benturan hebat kemarin pagi tidak hanya merusak teras rumah Agus. Melainkan juga membuat truk bernopol AB 8878 GC itu terguling. Akibatnya, bodi kiri dan bagian depannya rusak.
Untuk diketahui, kecelakaan kemarin pagi tidak hanya membuat Agus terperanjat. Warga setempat juga dikejutkan oleh beberapa benturan sebelumnya.
Yakni, saat truk yang dikemudikan oleh Wagiran, 54, itu menabrak mobil double cabin Isuzu D-Max dan motor Honda Beat yang melaju dari arah berlawanan.
Peristiwa yang membuat heboh itu terus jadi perhatian. Saat proses evakuasi kemarin, puluhan warga menyemut di lokasi.
Mereka menyaksikan satu unit kendaraan mengevakuasi truk untuk dibawa ke Terminal Tamanan, Kota Kediri.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir menyebut, kecelakaan berawal ketika truk yang dikemudikan oleh pria asal Kecamatan Wates itu melaju kencang dari arah barat ke timur.
Di saat yang sama, dari arah timur melaju mobil Isuzu D-Max yang dikemudikan oleh Sonny Andriyanto, 49.
Di belakang mobil double cabin itu, ada mobil Honda Beat yang dikemudikan oleh Fendik Triswanto, 41. Braaak! Benturan keras tak terhindarkan.
Truk menabrak mobil dan sepeda motor. Akibatnya, bodi depan mobil rusak. Namun, Sonny dinyatakan selamat.
Keberuntungan tidak berpihak pada Fendik. Pria asal Kecamatan Grogol, Kediri itu dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Dalam pemeriksaan, dia dinyatakan mengalami luka berat di kepala.
“Truk melaju melampaui garis marka,” terang Afandy.
Lebih jauh Afandy menyebut, sebelumnya Sonny melihat truk melaju ke kanan atau menggunakan jalur dari arah berlawanan.
Karenanya, dia turun ke bahu jalan untuk menghindari tabrakan. Namun, upayanya kalah cepat dengan laju truk. Akibatnya, bak mobil tertabrak hingga patah.
“Setelah menabrak mobil double cabin, truk lanjut menabrak motor hingga pengendara terpental dan meninggal dunia,” jelas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu sembari menyebut kecelakaan kemarin dipicu kondisi Wagiran yang berkendara dalam kondisi mengantuk.
Pantauan koran ini kemarin, kecelakaan membuat teras rumah Agus yang sekaligus berfungsi sebagai toko itu rusak parah. Tidak hanya atapnya yang ambrol, besi di ujung juga bengkok hingga melengkung.
“Tidak tahu kapan diperbaiki,” keluh Agus tentang teras yang baru dibangun setahun silam itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah