KEDIRI, JP Radar Kediri– Warga di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota Kediri gempar Senin (13/1) malam. Mereka dikejutkan dengan terbakarnya angkringan pada pukul 22.05.
Peristiwa nahas itu membuat gempar warga dan para pengguna jalan. Mereka berusaha mematikan kobaran api tersebut menggunakan ember dan selang untuk memadamkan api di gerobak milik Achmad Arrul Ichwal, 22, warga Kelurahan Jamsaren, Pesantren.
Saat itu, dia meninggalkan gerobaknya dalam kondisi kosong. Sial, pada saat berada di rumah dia mendapat kabar jika gerobaknya terbakar. Beruntung api tidak menjalar ke toko di sebelahnya.
Kejadian yang membuat panik warga itu langsung dilaporkan ke Kepala UPT PMK Kota Kediri Fanni Eryanto. Dia mengatakan jika mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 22.21.
Tidak menunggu lama, timnya langsung bergegas menuju lokasi kebakaran. Tim sampai di lokasi kebakaran sekitar 9 menit kemudian. “Kami menurunkan dua unit mobil pemadam,” tambah pria yang akrab disapa Fanni ini.
Lebih lanjut, Fanni menjelaskan bahwa penanganan kebakaran dibutuhkan waktu setengah jam hingga 23.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, api merembet ke bangunan kosong dan toko bangunan Agung Wijaya.
Beruntungnya, dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Begitupun dengan korban luka ringan atau berat. Korban hanya mengalami kerugian material. Untuk penyebabnya, Fanni menduga ada kelalaian mematikan bara api setelah berjualan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian