KEDIRI, JP Radar Kediri- Malang betul nasib bayi laki-laki yang dibuang di Desa Jagul, Kecamatan Ngancar. Setelah ditelantarkan orang tuanya, bayu seberat 2,9 kilogram itu kini mengalami masalah kesehatan.
Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Heri Wiyono mengatakan, saat ini bayi itu masih dirawat di RS Bhayangkara. Dari hasil pemeriksaan USG abdomen atau perut bagian, bayi alami stenosis pilorus hipertrofik (HPS) atau pembesaran otot pilorus.
Itu adalah kondisi ketika otot pilorus yaitu katup otot di bagian bawah lambung menebal. Sehingga menyebabkan penyempitan saluran keluar lambung. “Kondisi ini dapat menyebabkan bayi muntah hebat dan kuat, dehidrasi, dan kekurangan gizi,” ucap Heri. Karena itu masih perlu penanganan di RS Bhayangkara.
Sementara itu, Weti Lusiana, Humas RS Bhayangkara menambahkan jika si bayi masih dirawat di ruamg NICU. "Minumnya masih pakai alat bantu," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Untuk diketahui, bayi laki-laki itu ditemukan Rohana Sukarti, 49, warga Dusun Watulungsur, Desa Jagul, Ngancar. Penjual jenang itu menemukan bayi tersebut di dalam keranjang yang dibungkus dengan jaket pada Senin (30/12).
Saat itu, Sukarti ke tempat kerja sebelum subuh. Dia curiga dengan keranjang belanja plastik yang ada di atas gerobak warungnya. Karena penasaran, dia lalu membuka keranjang tersebut. Alangkah terkejutnya Sukarti karena di dalamnya ada bayi laki-laki.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian