Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gunung Wilis Hujan Deras, Desa Tiron Banyakan Kediri Kebanjiran

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 12 Januari 2025 | 03:04 WIB
BANJIR: Warga Desa Tiron membersihkan sisa-sisa kebanjiran.
BANJIR: Warga Desa Tiron membersihkan sisa-sisa kebanjiran.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Bencana banjir masih terjadi di wilayah barat Sungai Brantas. Kali ini, air bah hasil luapan Sungai Tiron merendam beberapa rumah di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan.

Air sungai meluap akibat tingginya debit air akibat bagian hulu yang diguyur hujan deras. “Hujan derasnya ada di bagian hulu, di Sungai Berkas yang ada di Desa Parang (Kecamatan Banyakan).

Lokasinya di lereng Gunung Wilis,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Stefanus Djoko Sukrisno.

Hujan deras di daerah atas itu terjadi dua jam. Mulai pukul 13.00 hingga 15.00. Di Desa Tiron sebenarnya juga hujan.

Namun tidak sederas yang  berlangsung di Desa Parang. Air kiriman dari hulu itulah yang menjadikan debit Sungai Tiron meningkat. Kemudian meluap dan menerjang beberapa rumah.

Berdasarkan data dari BPBD, ada enam rumah di desa ini yang terdampak. Rumah-rumah itu berdiri di bantaran sungai. "Masuk rumah kira-kira setinggi 25 sentimeter," jelas Djoko.

Untungnya, air yang merendam permukiman warga tidak berlangsung terlalu lama. Sekitar pukul 15.40 sudah mulai surut.

"Namun kami terus melakukan pemantauan karena di hulu masih hujan,"  terang Djoko. Sementara itu, Pemkab Kediri juga bergerak cepat menyikapi bencana tanah longsor yang terjadi sebelumnya.

Mereka menyiapkan skema bantuan untuk rumah yang rusak, yaitu milik Aningtyas Sartika Dewi, 27, warga Dusun Kunci, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo yang terdampak longsor Kamis (9/1) malam. Pemkab melakukan penghitungan nilai kerusakan.

“Selama BPBD memasukkan dalam SK bencana maka Perkim (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Red) akan memberi bantuan,” tegas Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Ainur Rozi ketika dikonfirmasi.

Dia mengatakan, jika nantinya rumah itu masuk dalam kriteria rumah yang mendapatkan bantuan, maka bantuannya akan berbentuk material. Bukan bantuan uang tunai.

"Sama seperti yang kemarin (sebelum-sebelumnya), biasannya material," terangnya. Jumat (10/1) lalu BPBD Kabupaten Kediri juga memberikan bantuan logistik. Seperti ransum dan sembako.

Terpisah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, untuk tebing yang longsor, pihaknya akan melakukan assesmen (13/1). Tujuannya untuk melakukan penanganan lanjutan.

"Karena memang rawan terjadi longsor lagi," terangnya. Diberitakan sebelumnya, bencana longsor terjadi di Kecamatan Mojo dan Semen, pada Kamis (9/1) malam.

Peristiwa itu terjadi setelah di kawasan itu diguyur hujan lebat semalaman. Ada empat titik longsor yang terjadi hampir bersamaan.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#radar kediri #Desa Tiron #gunung wilis #kediri #banyakan #kebanjiran #hujan deras