Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Innalillahi, Pemuda Asal Jombang Tewas Terperosok ke Jurang di Mojo Kediri

Novanda Nirwana • Kamis, 2 Januari 2025 | 05:41 WIB

 

CEK TKP: Bhabinkamtibmas Desa Jugo Aipda Modasir bersama babinsa dan sejumlah warga mengecek kondisi warung lapuk yang ambruk dan menewaskan Bagus Satrio Budi Utomo, 20, Rabu (1/1).
CEK TKP: Bhabinkamtibmas Desa Jugo Aipda Modasir bersama babinsa dan sejumlah warga mengecek kondisi warung lapuk yang ambruk dan menewaskan Bagus Satrio Budi Utomo, 20, Rabu (1/1).

KEDIRI, JP Radar Kediri-Niat Bagus Satrio Budi Utomo, 20, untuk berwisata ke kompleks Air Terjun Besuki-Dolo dalam perayaan tahun baru kemarin (01/01) berujung petaka. Pemuda asal Desa Brangkal, Bandarkedungmulyo, Jombang itu tewas setelah terperosok ke jurang di Dusun Badut, Desa Jugo, Mojo, sekitar pukul 11.00 pada Rabu (01/01).   

Insiden berawal ketika Bagus yang hendak berwisata ke lereng gunung Wilis itu terpaksa berteduh karena hujan deras mengguyur area Desa Jugo, Mojo. Mengendarai sepeda motor, mereka memilih berteduh ke salah satu warung kosong di tepi jalan.

“Saat korban tiba di warung, di sana sudah ada pengunjung yang berteduh,” kata Bhabinkamtibmas Desa Jugo Aipda Modasir. Belakangan, diakui Modasir total ada delapan pengunjung lain yang berteduh di bangunan yang lama tidak ditempati itu.

Bangunan yang lama kosong itu hampir dipastikan dalam kondisi yang lapuk. Menurut keterangan beberapa saksi, saat kejadian Bagus berteduh di lokasi paling ujung. Dia bersandar pada salah satu tiang warung.

Baca Juga: Banjir Terjang Desa Cerme Grogol, Kiriman Air dari Gunung Wilis ke Sungai Kandang Kediri  

Diduga tidak kuat menahan beban yang berat, akhirnya bangunan warung itu pun ambruk. Braaak! Bagus terjatuh ke jurang dengan posisi dada kanannya tertusuk salah satu tiang kayu. 

Melihat kondisi tersebut, sejumlah pemuda yang merupakan warga dari Nganjuk, Madura, dan Tuban itu langsung turun ke bawah. Mereka membawa naik tubuh Bagus yang dalam kondisi terluka. 

Melihat Bagus dalam kondisi tidak sadarkan diri, pengunjung menghentikan salah satu mobil yang melintas untuk membawanya ke RS Lirboyo. “Setelah tiba di RS, korban dinyatakan meninggal dunia,” lanjut Modasir.

Begitu korban dibawa ke RS, Modasir menyebut pihaknya langsung menghubungi keluarga. Sekitar pukul 14.00, keluarga langsung datang ke RS Lirboyo. “Mayat dibawa pulang ke Jombang sekitar pukul 16.30,” terang Modasir yang menunggui proses evakuasi hingga pemulangan jenazah itu.    

Diakui Modasir, kepergian Bagus dalam insiden kemarin meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Mereka tidak menyangka jika Bagus akhirnya memutuskan berwisata ke kawasan Besuki-Dolo. “Pamit ke kakaknya itu katanya mau ke Kelud atau ke Bromo,” papar Modasir.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Kediri AKP M. Fathur Rozikin mengatakan, anggotanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka juga memeriksa jenazah Bagus. “Itu murni musibah. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut,” ungkap Fathur.

Ambruknya bangunan itu diakui Fathur karena kondisinya sudah lapuk. Sehingga, tidak kuat menahan beban dari sembilan pengunjung yang berteduh. “Tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian itu,” jelas perwira asal Jombang tersebut.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
#desa jugo #mojo #lirboyo #bhabinkamtibmas #air terjun besuki #nganjuk #jombang