Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Plengsengan Jebol, Tiang Listrik PLN Kediri Nyaris Ambrol

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 28 Desember 2024 | 05:06 WIB
NYARIS AMBROL: Petugas PLN Kediri membenarkan tiang listrik di tepi sungai.
NYARIS AMBROL: Petugas PLN Kediri membenarkan tiang listrik di tepi sungai.


KEDIRI, JP Radar Kediri- Plengsengan Sungai Paron di Desa Paron, Kecamatan Ngasem jebol sepanjang 30 meter pada Rabu (25/12) lalu. Kejadian menyebabkan tiang listrik PLN yang menancap di dekat plengsengan nyaris ambrol.


Jebolnya plengsengan itu disebabkan karena terjangan air sungai mengalami peningkatan setelah diguyur hujan. Untuk mencegah runtuhnya tiang listrik, Manager ULP PLN Kediri Kota, Arif Friyanto mengaku langsung mengambil tindakan cepat.


Dia mengatakan laporannya baru masuk Kamis (26/12) siang. "Kami mendapatkan laporan kemarin siang (26/12). Langsung kami tindak lanjuti pada malam harinya hingga hari ini (kemarin, Red," ungkap Arif.


Untuk memperbaiki tiang tersebut, pihaknya pihaknya harus melakukan pemadaman. PLN akan mengganti dan memindahkan tiang listrik yang terdampak. Akibatnya, area Fave Hotel dan beberapa titik PKL Simpang Lima Gumul (SLG) terdampak pemadaman sejak pagi.


"Kami tanam tiang yang baru. Insya Allah sore ini (kemarin, Red) bisa menyala seperti biasa," tegasnya.


Arif memastikan, lokasi tiang baru lebih aman karena titiknya digeser jauh dari tepi sungai. “Tiangnya yang mau ambruk itu kemudian kami ganti, jadi kami geser agak jauh dari sungai biar nanti tidak terjadi masalah serupa,” ujarnya.
Darsono, 63, warga Desa Paron, Ngasem mengatakan, jebolnya plengsengan itu terjadi sekitar pukul 18.45. Saat itu dia hendak memancing dengan rekannya. Saat mau duduk di lokasi itu, tiba-tiba ada suara gemuruh dan plengsengannya langsung jebol.


Tidak hanya itu, tembok halaman belakang Fave Hotel juga ambruk. “Saya takut langsung pulang rumah," ceritanya.


Menurutnya, ambruknya plengsengan itu karena meningkatnya debit sungai yang sebelumnya diguyur hujan deras sejak pagi. Air sungai yang semula tingginya hanya satu lutut orang dewasa saat itu meningkat jadi sekitar dua meter. Debit air yang tinggi itu mengikis tanah plengsengan.(sad/rq)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#desa paron #plengsengan #kediri #pln #tiang listrik #ngasem #fave hotel #ulp pln