Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
KEDIRI, JP Radar Kediri- Pencegahan meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) mulai ditingkatkan. Pemkot Kediri tidak hanya memberdayakan komunitas masyarakat di lingkungan kelurahan. Tetapi mulai menyasar ke lingkungan keluarga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Muhammad Fajri Mubasysyir melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Hendik Suprianto mengatakan, kader di setiap rumah itu digerakkan untuk menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
“Di setiap rumah kami sudah menunjuk satu orang anggota keluarga untuk menjadi pemantau jentik rumah. Satu rumah, satu jumantik. Jadi di setiap rumah itu ada penanggung jawabnya,” ucap Hendik.
Namun demikian, program tersebut belum bisa maksimal. Salah satunya karena rendahnya kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya.
“Yang sulit itu membangun kesadaran masyarakat untuk PSN. Untuk memeriksa jentiknya masing-masing. Jadi semua orang bertanggung jawab jika ada air menggenang di sekitarnya. Sekarang kan banyak yang cuek,” bebernya.
Sedangkan menurut Hendik, pihaknya tidak bisa terus-menerus mengingatkan masyarakat satu per satu. Dengan rajin memeriksa genangan di lingkungan rumah masing-masing, menurutnya bisa lebih optimal dalam mencegah timbulnya kasus DBD.
“Masih perlu dimotivasi terus,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, kasus DBD mengalami kenaikan tahun ini. Cuaca selama setahun ke belakang yang didominasi hujan juga disinyalir memicu temuan kasus tahun ini melonjak dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, kasus selama Januari-November 2024 lebih tinggi hampir tiga kali lipat dibanding 2023 lalu.
Selama Januari-Desember 2023, total kasus DBD di Kota Kediri mencapai 85 temuan. Sedangkan belum genap setahun mulai Januari-November 2024, sudah ada 241 kasus DBD yang terdata di Kota Kediri. Angka itu dipastikan masih naik lagi dengan angka kasus yang kembali naik di penghujung tahun ini.
Editor : Anwar Bahar Basalamah