KEDIRI, JP Radar Kediri- Identitas perempuan yang ditemukan tewas di Bendungan Gerak Waru Turi, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo belum terungkap. Mayat Mrs X yang ditemukan pada 26 November lalu itu kini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri.
Rencananya, petugas akan melakukan tes DNA pada jasad tersebut. Saat ini, Polsek Gampengrejo masih menunggu hasilnya. Kapolsek Gampengrejo AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan, biometric pada mayat perempuan berambut sebahu itu tidak terdeteksi. Akhirnya polisi memutuskan untuk melakukan tes DNA untuk mengungkap identitasnya.
“Kami masih menunggu hasilnya,” jelas Iwan.
Selain melakukan tes DNA, menurut Iwan, dia juga mengupayakan menyebarkan ciri-ciri perempuan tersebut ke media dan polsek jajaran. Jika ada orang yang kehilangan kerabat bisa mengetahui informasi tersebut dan menghubungi polsek terdekat.
Hingga saat ini, Iwan mengatakan belum ada warga yang mendatangi Polsek Gampengrejo untuk menanyakan tentang mayat tersebut. Jika dalam waktu dekat tidak ada yang mengambil mayat itu maka jasad perempuan itu akan langsung dikuburkan.
“Biasanya dimakamkan di daerah Mojoroto,” jelasnya.
Seperti diberitakan, mayat perempuan yang mengapung di Bendungan Gerak Waru Turi, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo itu ditemukan oleh pemancing dalam kondisi setengah telanjang. Saat ditemukan, kondisi badannya dalam posisi telungkup dan sudah membusuk. Mayat perempuan itu tersangkut di pintu air dan berada di tumpukan eceng gondok.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah