KEDIRI, JP Radar Kediri- Kecelakaan maut antara KA Matarmaja dengan ambulance RSUD Gambiran Kediri menyebabkan satu nyawa melayang. Korban insiden tersebut adalah Mohamad Ali Mustopa, 29, warga Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Topa -sapaan Mohamad Ali Mustopa- adalah sopir ambulance. Saat itu, dia baru saja mengantar jenazah warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras. Ketika melintas perlintasan KA di desa itu, Topa kurang memperhatikan keadaan sekitar. Akibatnya, mobil Suzuki APV nomor polisi AG 8749 AC itu disambar KA Matarmaja yang hendak ke Jakarta.
Peristiwa itu menggemparkan warga setempat. Selain suara benturan yang keras, roda mobil ambulance juga pecah. Warga yang mendengar suara itu beramai-ramai menuju ke lokasi kejadian dan mendapatkan Topa masih berada di dalam mobil dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri,
Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto melalui Kasatlantas Polres Kediri AKP Jodi Indrawan mengatakan sopir ambulance mengalami luka pada tangan kanan. Dan kepala bagian kanan bengkak. Minibus Suzuki APV AG 8749 AC yang dikendarai Topa mengalami kerusakan pada bodi kanan ringsek dan kaca belakang bagian kiri pecah. “Ban kiri belakang meletus.” terang Jodi.
Baca Juga: KA Matarmaja Seruduk Mobil RSUD Gambiran Kediri
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Gambiran Kediri untuk penanganan lebih lanjut. Adapun kendaraan Minibus Suzuki APV langsung dievakuasi Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri. Atas kejadian tersebut, Jodi menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan. Serta selalu menaati peraturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan utamanya jika melewati perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Hal itu untuk antisipasi agar tidak terjadi kejadian serupa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah