Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bikin Heboh, Pria Paro Baya Ditemukan Tewas di Sawah Desa Tugurejo Ngasem Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 20 November 2024 | 00:50 WIB
BIKIN HEBOH: Kapolsek Ngasem Iptu Ardian Wahyudi memeriksa TKP penemuan pria paro baya yang tewas di sawah Desa Tugurejo.
BIKIN HEBOH: Kapolsek Ngasem Iptu Ardian Wahyudi memeriksa TKP penemuan pria paro baya yang tewas di sawah Desa Tugurejo.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Dusun Babaan, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem gempar kemarin siang.

Mereka dikejutkan oleh penemuan mayat Agus Prasetyo, 48, warga setempat di area persawahan.

Orang yang pertama kali menemukan mayat Agus adalah tetangganya, Lambang, 52, sekitar pukul 12.00.

Pria paro baya tersebut kaget saat melintas di area sawah melihat seorang pria tergeletak di tanah.

“Saksi (Lambang, Red) melihat posisi badan Agus ketika itu dalam posisi miring,” ujar Kapolsek Ngasem Iptu Ardian Wahyudi.

Penasaran dengan sosok tubuh itu, Lambang lalu mendekat. Ternyata tubuh yang tergeletak itu adalah Agus tetangganya.

Dia sempat memanggil beberapa kali namun tak ada respons. Khawatir telah terjadi sesuatu, Lambang lalu melaporkan kejadian itu ke perangkat desa kemudian diteruskan ke Polsek Ngasem.

Polsek Ngasem bersama Puskesmas Ngasem langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas Ngasem dan Tim Inafis Polres Kediri ditemukan luka melepuh.

Namun, tim medis menyebut luka itu bukan karena tindak kekerasan. Melainkan diduga akibat terlalu lama terpapar sinar matahari setelah meninggal dunia.

“Ada juga bekas muntahan makanan di sekitar mulut korban,” jelas Yudi. Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh Agus.

Dari keterangan keluarga, Agus diketahui memiliki riwayat sakit darah tinggi. Penyakit itu telah dideritanya sejak cukup lama.

Dari situ disimpulkan oleh pihak kepolisian dan puskesmas bahwa kematian Agus diduga karena serangan jantung.

“Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan dan menerima dengan ikhlas kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak bersedia dilakukan autopsi dalam, keluarga tidak akan menuntut proses hukum kepada pihak manapun,” jelas Yudi.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#heboh #sawah #radar kediri #radar #tugurejo #kediri #ngasem #pria paro baya #tewas #jawa pos