KEDIRI, JP Radar Kediri-Pemkab Kediri berupaya memastikan belasan kepala keluarga (KK) di Kampung Onggoboyo di Desa Dadapan, Ngancar bisa hidup layak seperti halnya daerah lain di Kabupaten Kediri.
Setelah bersinergi dengan PTPX X dan memasang jaringan listrik di sana, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan memasang jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan air warga di daerah terpencil itu.
Kepala Desa Babadan Arif Priyo Wiyoko mengatakan, wilayah Onggoboyo memang kesulitan air. Beberapa tahun silam pihak BUMDes sudah membangun pipa air, namun pipa yang ditanam sedalam 40 sentimeter itu rusak tahun lalu.
"Karena di lahan (perkebunan, Red) saat mau tanam, pas ada kegiatan ngluku (membajak sawah, Red) itu kena luku. Atau pas membakar sampah tebu itu ikut panas," katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
PTPN X, lanjut Arif, sebenarnya sudah berusaha membuat sumur bor. Namun, air hanya keluar selama delapan bulan saja. Saat musim kemarau, sumur itu kering.
"Sudah tidak bisa mencukupi lagi. Jadinya dapat dropping air bersih dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Red) dan PTPN," terang Arif.
Kondisi itu agaknya dilihat langsung oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana yang beberapa bulan lalu melakukan kunjungan. Karenanya, dia menginstruksikan dinas perkim untuk melakukan pipanisasi.
"Sekitar tiga mingguan ini perkim lakukan pembenahan," terang Arif sembari menyebut sebelumnya dinas perkim juga merenovasi 11 rumah di Onggoboyo pertengahan tahun ini.
Sebelumnya menurut Arif PTPN X bersama Pemkab Kediri juga berkolaborasi memasang jaringan listrik untuk belasan KK warga di sana.
Curhatan warga yang masuk saat acara Jumat Ngopi dengan Bupati Dhito itu langsung ditindaklanjuti dengan komunikasi intensif dengan PTPN X.
"Sebelumnya saya coba ajukan bersama koramil dan sebagainya. Tapi perizinan sulit. Selang beberpa waktu pihak PTPN datang ke desa bahas terkait itu. Mereka kordinasi sama Pemkab Kediri terkait pemasangan jaringan listrik,” beber Arif.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, perkim menganggarkan sedikitnya Rp 200 juta untuk membangun ulang pipa sejauh 700 meter.
"Sedianya ditanam di kedalaman 40 sentimeter. Sekarang kami tanam kedalaman 70 sentimeter," terangnya sembari menyebut dengan kedalaman itu diperkirakan tidak akan terdampak kegiatan perkebunan.
Irwan menargetkan, Desember nanti pipanisasi bisa rampung. Sehingga masyarakat Onggoboyo tidak kesulitan mendapatkan air bersih.
"Kami buatkan tandon juga," jelasnya.
Seperti diberitakan, sebelumnya Kampung Onggoboyo yang ada di area perkebunan PTPN X gelap gulita. Mereka tidak mendapat akses penerangan karena jaringan listrik belum masuk ke sana.
Penderitaan warga itu sampai ke telinga Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam acara Jumat Ngopi.
Menindaklanjuti itu Pemkab Kediri berkomunikasi dengan berbagai pihak. Termasuk meminta PLN memasang jaringan listrik di sana. Namun, berdasar pembicaraan dengan PTPN akhirnya disepakati pembangunan jaringan listrik baru di sana.
Sekarang tidak hanya jaringan listrik saja yang tersedia. Melainkan, kebutuhan air masyarakat juga terjamin.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah