KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemkab Kediri berupaya mengatasi kekeringan di Desa Ponggok, Kecamatan Mojo. Melalui Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat (Perkim), pemerintah menyiapkan dana Rp 1,1 miliar untuk menyelesaikan masalah kekeringan di sana.
Plt Kepala Dinas Perkim, Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Bidang Cipta Karya, Wiwik Nurdianti mengatakan, anggaran miliaran rupiah itu dipakai untuk pipanisasi di Desa Ponggok, Mojo. Pipa sudah disiapkan. Nanti, air bersihnya diambil dari desa tetangga yang ada sumbernya. Kemudian disalurkan ke rumah 144 keluarga yang membutuhkan air bersih.
“Minggu kemarin, kami baru melakukan survei di lokasi untuk pengukuran ulang. Paket pekerjaan (pipa, Red) belum datang," ujar Wiwik sambil menyebut kegiatan ditargetkan rampung 20 Desember tahun ini.
Sesuai perencanaannya, pipa nanti akan dipasang dari mata air di Petungroto (desa tetangga Ponggok) lalu disalurkan ke tandon dan ke rumah tangga warga yang membutuhkan. Saat ini, warga hanya mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD dan DLHKP.
Baca Juga: Ruang Guru dan TU SMP Negeri 2 Papar Kediri Tertimpa Pohon Beringin
Sementara itu, pantauan wartawan koran ini, belum ada kegiatan pemasangan pipa di Dukuh Tumpaknongko, Desa Ponggok. Hingga kemarin (14/10) selonjor pipa paralon masih menumpuk di depan rumah warga. Menurut warga, pipa itu sudah tiba di desa sejak satu bulan yang lalu. Sayangnya, mereka belum mengetahui kapan pipa-pipa itu dipasang.
Adapun Kepala Desa Ponggok, Yoyok Dudi Harmono, 52, mengaku optimistis masalah kekeringan di desanya bisa teratasi jika pipa itu sudah tersambung dari sumber air. “Jarak sumber mata air ke desa yang mengalami kekeringan sejauh 6 kilometer,” ujar Yoyok.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah