Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Kronologi Perampokan PSK oleh Pelanggannya di Hotel Charis Kota Kediri

Novanda Nirwana • Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:45 WIB

 

Photo
Photo
KEDIRI, JP Radar Kediri–Kesibukan Sri, 50, melayani pembeli di warungnya sekitar pukul 22.30, Minggu (13/10) malam lalu langsung terhenti.

Perempuan paruh baya itu langsung keluar dari lapaknya setelah mendengar teriakan “Maling! Maling!” dari arah hotel Charis, di Jl Panglima Sudirman, Kelurahan Kampungdalem, Kota Kediri.

Hanya dalam hitungan detik, perempuan yang berjualan di selatan hotel itu melihat beberapa pria saling mengejar hingga masuk ke dalam gang.

“(Pelaku, Red) langsung dihadang warga ramai-ramai,” kenang Sri akan pria berkaus hitam yang sudah tidak berkutik.

Pria yang sempat dipukuli oleh warga karena geram itu tak lain adalah Teguh Santoso, 38. Pria asal Desa Jongbiru, Gampengrejo tersebut langsung dibawa kembali ke dalam hotel.

Sri yang penasaran langsung menanyakan detail kejadian kepada salah satu karyawan hotel. “Dari situ baru tahu kalau pelaku merampok pelanggan hotel,” lanjut Sri.

Kanit Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Satsamapta Polres Kediri Kota Ipda Arifin Priyo Ananto yang ditemui koran ini sekitar pukul 00.00 dini hari kemarin membenarkan kejadian yang menggemparkan tersebut.

Pria yang tengah berjaga itu langsung menuju lokasi kejadian begitu mereka mendapat laporan dari warga.

“Peristiwa (perampokan, Red) itu diketahui saat staf hotel mendengar suara teriakan dari salah satu kamar di lantai atas.

“Petugas hotel langsung mengecek dan mengetahui pelaku (Teguh, Red) melarikan diri,” kata Arifin sembari menyebut karyawan hotel pun langsung mengejar pria yang dalam kondisi mabuk miras itu hingga ke luar hotel.

Seisi hotel langsung heboh. Awalnya, Ern, pekerja seks komersil asal Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Madiun datang ke hotel Charis bersama dengan Aldi, 19, kenalannya. Setibanya di Kota Kediri, Ern membuka aplikasi Michat dan di-booking oleh Teguh.

Ern sepakat bertemu dengan Teguh di kamar yang ditempatinya. Belum sempat bersetubuh, ternyata Teguh langsung menodongkan pisau ke arah Ern.

Dia lantas mengambil ponsel dan kalung milik PSK yang dipesannya itu sebelum kemudian kabur.

Tak terima barang berharganya dibawa lari, Ern berteriak meminta tolong. “Teriakan korban didengar oleh staf hotel dan langsung dicek ke atas,” lanjut Arifin.

Melihat Teguh kabur, Romadhon Suba, 28, salah satu karyawan Hotel Charis berusaha untuk menghadangnya.

Dalam kondisi terdesak, Teguh menusuk dada sebelah kanan pria asal Desa Paron, Ngasem tersebut.

Saat tiba di Hotel Charis dini hari kemarin, menurut Arifin Teguh sudah diamankan oleh warga. Polisi pun langsung membawa Teguh dan barang bukti berupa pisau ke Polres Kediri Kota untuk diperiksa. Demikian juga Ern dan Aldi, temannya.

Selama pemeriksaan, Teguh beberapa kali mengeluh sakit. “Aku lara Pak. Aku butuh obat. Aku lara asma iki. Nggak kuat,” kata Teguh meracau mengaku sakit asma meski napasnya tidak terlihat sesak.

Sumber koran ini di Polres Kediri Kota menyebut, Teguh sudah menyiapkan aksinya untuk merampok sejak dari rumah. Indikasinya, dia sudah membawa pisau yang digunakan untuk mengancam Ern dan menusuk Romadhon.

“Jadi saat PSK-nya membuka pintu (kamar, Red) dia langsung ditodong dan diminta memberikan kalung serta HP-nya,” ungkap sumber yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

Sayang, Kasatreskrim Polres Kediri Kota Iptu M. Fathur Rozikin belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan penyidikan.

Saat dihubungi melalui ponselnya, tidak diangkat. Pesan yang dikirim koran ini lewat WhatsApp juga tidak dibalas. 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri kota #jawapos #perampokan #kronologi