KEDIRI, JP Radar Kediri - Terbongkarnya kasus pembunuhan yang dilakukan Nur Farida bermula dari suara tak biasa.
Setelah membunuh Balya dan Binti, salah satu anak mengeluarkan suara mengerang seperti orang kesakitan.
Suara tersebut membuat M. Zainuri, sang suami terbangun dan mengetahui dua anaknya terluka berat di bagian kepala .
“Tiba-tiba terdengar suara nggruguh (mengerang, Red). Itu yang membuat suaminya terbangun,” cerita Suparmanto, ketua RT tempat tinggal korban.
“Saat sang suami mengecek, dia melihat istrinya memegang parang,” lanjut Ketua RT 01 RW 06 itu.
Sebelumnya, seorang ibu di Kota Kediri bernama Nur Faida diduga membunuh dua anak kandungnya. Yaitu Binti Nadhiro yang masih berusia tujuh tahun. Serta Muhammad Balya, berusia 14 tahun.
Perempuan yang oleh para tetangga dipanggil Ida tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Menurut warga sekitar, Ida mengidap kelainan jiwa sudah lama.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah